Kapan rasa malu berakhir dan gangguan kecemasan sosial dimulai?

kecemasan sosial

Kecemasan adalah pengalaman emosional umum yang dapat bersifat adaptif dalam situasi yang mengancam keselamatan kita. Kecemasan dianggap wajar dan bahkan kita diharapkan merasa cemas pada saat wawancara kerja atau saat mengerjakan ujian penting.

Namun, kecemasan menjadi maladaptif ketika kecemasan dianggap tidak tepat dengan situasi yang dihadapi (tidak ada ancaman atau bahaya nyata) atau berlebihan (melampaui reaksi yang diharapkan) dan ketika kecemasan secara signifikan mengganggu fungsi sosial, pekerjaan atau area fungsi lainnya (misalnya, menolak pekerjaan di kantor yang terletak di lantai tinggi di sebuah gedung perkantoran karena takut akan ketinggian).

nah.., bagaimana dengan rasa malu, sebuah trait kepribadian umum? Banyak dari kita yang pemalu, tetapi kapan rasa malu dikatakan sebagai rasa malu biasa dan kapan rasa malu dikatakan sebagai gangguan kecemasan sosial ?

Seperti yang dijelaskan oleh Bernardo Carducci, peneliti rasa malu terkemuka dari indiana university ini menyatakan bahwa, “rasa malu bukanlah penyakit, gangguaan psikiatris, cela karakter atau cela kepribadian yang perlu “disembunyikan”. Menurut Carducci, pemalu yang sukses tidaklah mengubah jati diri mereka, tetapi menerima diri mereka dan belajar cara berinteraksi dengan orang lain. Seperti bekerja pada organisasi relawan, mempelajari cara memulai percakapan dan belajar bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain.

Carducci menegaskan bahwa, “tidak ada yang salah dengan menjadi pemalu. Individu pemalu yang sukses mengubah cara berpikir dan berperilaku mereka. Mereka kurang memikirkan dirinya dan lebih memikirkan orang lain, sehingga lebih banyak melakukan tindakan yang lebih berfokus pada orang lain daripada berfokus pada diri sendiri”.

Anda perlu berhati-hati untuk tidak salah menafsirkan variasi normal dari trait kepribadian seperti rasa malu atau membuat pemalu berpikir dirinya menderita gangguan psikologis dan memerlukan penanganan. Dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM).

Diagnosis gangguan kecemasan harus didasarkan pada bukti terhambatnya fungsi seseorang secara signifikan atau distres personal yang teramati. Terkadang, apa yang dibutuhkan seorang yang pemalu adalah latihan bicara di depan publik.

Untuk anda yang membutuhkan konsultasi lebih lanjut terkait gangguan yang anda alami, silahkan hubungan kontak kami atau unduh aplikasi jasa sehat di play store.

Referensi : Nevid, Rathus & Greene. (2018). Psikologi Abnormal. Jakarta : Erlangga

Baca lainnya: Apakah kecemasan termasuk gangguan mental ?

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *