Obat yang disalahgunakan orang terutama oleh remaja

Obat yang disalahgunakan orang terutama oleh remaja

Obat adalah zat kimia yang dapat mengubah cara kerja tubuh dan pikiran. Obat-obatan yang bisa berbahaya adalah obat yang digunakan orang untuk mabuk dan mengubah perasaan mereka. Mereka bisa berupa obat-obatan seperti mariyuana, kokain, atau heroin. Atau mungkin obat-obatan yang dijual secara resmi kepada orang dewasa di mana pun, seperti alkohol dan tembakau.

Obat-obatan juga dapat disalahgunakan ketika orang-orang meminumnya untuk mabuk alih-alih seperti yang disarankan oleh dokter mereka. Orang bahkan dapat menyalahgunakan obat batuk atau pilek dari toko jika mereka mengabaikan petunjuk dan mengambil terlalu banyak pada satu waktu.

dr Hari Nugroho MSc selaku Peneliti dan Pakar Adiksi dari Mental Health Addiction and Neuroscience Jakarta mengatakan bahwa Tramadol adalah salah satu jenis obat yang paling banyak disalahgunakan.

Hari menyebutkan setidaknya ada lima jenis obat-obatan resep yang paling marak disalahgunakan, terutama oleh remaja.

Tramadol

Tramadol masuk dalam obat-obatan jenis analgesic opioid (pereda rasa nyeri). Ia bekerja dengan cara memengaruhi reaksi kimia dalam otak untuk mengurangi sensasi rasa sakit. “Tramadol merupakan salah satu jenis obat yang paling banyak disalahgunakan. Tak hanya di Indonesia tapi juga di dunia,” tutur Hari.

Dextromethorphan

Dextromethorphan pada dasarnya merupakan obat untuk meredakan batuk kering yang muncul akibat infeksi tertentu. Ia bekerja dengan cara menekan dorongan untuk batuk yang berasal dari otak. Mengutip Alodokter, obat ini tidak cocok digunakan untuk mengatasi batuk berdahak dan batuk jangka panjang yang disebabkan oleh bronchitis kronis, asma, emfisema, atau kebiasaan merokok.

Trihexyphenidyl

Trihexyphenidyl digunakan untuk mengatasi penyakit seperti Parkinson dan gejala seperti tremor, tubuh kaku, serta gerakan tidak terkendali baik pada wajah maupun anggota tubuh lainnya. Namun, obat ini cukup berbahaya bagi penderita glaukoma, penyakit jantung dan pembuluh darah, gangguan hati serta ginjal, juga konstipasi.

Riklona

Selain Tramadol, obat lainnya yang juga terdapat pada tas Lucinta Luna adalah Riklona. Hari menyebutkan, Riklona merupakan salah satu obat-obatan jenis benzodiazepine yang merupakan obat penenang. “Riklona pada dasarnya merupakan obat anti cemas. Biasa juga digunakan untuk mengatasi kejang pada anak,” tutur Hari. Obat ini bekerja dengan cara memengaruhi neurotransmitter pada otak.

Alprazolam

Sama seperti Riklona, Alprazolam juga merupakan turunan dari benzodiazepine. Alprazolam merupakan obat untuk mengatasi gangguan kecemasan dan gangguan panik. Obat ini dapat mengurangi ketengangan psikologis, sehingga membuat orang yang mengonsumsinya merasa lebih tenang. Alprazolam bekerja di dalam saraf otak untuk menghasilkan efek menenangkan, dengan meningkatkan aktivitas zat kimia alami dalam tubuh yang disebut gamma-aminobutirat.

Orang menggunakan narkoba karena berbagai alasan:

Mereka ingin merasa baik.

Minum obat bisa terasa sangat enak untuk waktu yang singkat. Itulah mengapa orang terus meminumnya — untuk memiliki perasaan yang baik itu berulang kali. Tetapi meskipun seseorang dapat menggunakan lebih banyak dan lebih banyak obat, perasaan yang baik tidak bertahan lama. Segera orang itu meminum obat itu hanya untuk menjaga agar tidak merasa buruk.

Mereka ingin berhenti merasa buruk.

Beberapa orang yang merasa sangat khawatir, takut, atau sedih menggunakan obat-obatan untuk mencoba berhenti merasa begitu buruk. Ini tidak benar-benar membantu masalah mereka dan dapat menyebabkan kecanduan, yang dapat membuat mereka merasa jauh lebih buruk.

Mereka ingin berprestasi baik di sekolah atau di tempat kerja.

Beberapa orang yang ingin mendapat nilai bagus, mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, atau menghasilkan lebih banyak uang mungkin berpikir narkoba akan memberi mereka lebih banyak energi, membuat mereka tetap terjaga, atau membuat mereka berpikir lebih cepat. Tapi biasanya tidak berhasil. Ini dapat membahayakan kesehatan mereka dan dapat menyebabkan kecanduan.

Jenis perawatan yang diberikan kepada pecandu obat-obatan berbeda, tergantung pada seberapa tinggi tingkat kecanduan orang tersebut kepada obat-obatan, obat apa yang dikonsumsi dan pribadi orang tersebut.

Karenanya, penting bagi anda yang ketergantungan dengan obat-obatan untuk konsultasi dan berdiskusi dengan psikolog terkait intervensi yang tepat untuk anda.

Silahkan unduh aplikasi jasa sehat atau hubungi kontak yang tersedia untuk berkonsultasi dengan psikolog kami. Kami siap membantu anda.

Sumber: drugabuse.gov , kompas.com

Baca lainnya: Dampak Narkoba bagi kesehatan

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *