Apakah Saya Bisa Bebas Dari Kecanduan? (1)

Bisakah kecanduan  diobati?

Ya, kecanduan adalah gangguan yang bisa diobati. Penelitian tentang ilmu kecanduan dan pengobatan gangguan penyalahgunaan napza telah mengarah pada pengembangan metode berbasis penelitian yang membantu orang untuk berhenti menggunakan obat-obatan dan melanjutkan kehidupan produktif, yang juga dikenal sebagai pemulihan.

Bisakah kecanduan disembuhkan?

Seperti penyakit kronis lainnya, misalnya: penyakit jantung atau asma, pengobatan untuk kecanduan narkoba biasanya bukanlah pada bebas penuh dari obat terlarang. Tetapi tujuannya adalah agar kecanduan bisa berhasil dikelola. Perawatan memungkinkan orang untuk melawan efek mengganggu dari kecanduan terhadap  otak dan perilaku mereka, dan mendapatkan kembali kendali atas hidup mereka.

Apakah kambuh pada penggunaan narkoba berarti pengobatan telah gagal?

Tidak. Sifat kecanduan yang kronis berarti bahwa bagi beberapa orang kambuh, atau kembali menggunakan narkoba setelah mencoba untuk berhenti, dapat menjadi bagian dari proses tersebut, tetapi pengobatan yang lebih baru dirancang untuk membantu pencegahan kambuh. Tingkat kekambuhan untuk penggunaan narkoba serupa dengan tingkat untuk penyakit medis kronis lainnya. Jika orang berhenti mengikuti rencana perawatan medis mereka, kemungkinan besar mereka akan kambuh.

Pengobatan penyakit kronis melibatkan perubahan perilaku yang mengakar dalam, dan kekambuhan tidak berarti pengobatan telah gagal. Ketika seseorang pulih dari kecanduan kemudian kambuh, ini menunjukkan bahwa orang tersebut perlu konsultasi dengan pendamping drug abuse untuk melanjutkan pengobatan, mengubahnya, atau mencoba pengobatan lain.

Meskipun kambuh adalah bagian pemulihan yang normal, untuk beberapa obat, hal itu bisa sangat berbahaya — bahkan mematikan. Jika seseorang menggunakan obat sebanyak yang mereka lakukan sebelum berhenti, mereka dapat dengan mudah mengalami overdosis karena tubuh mereka tidak lagi beradaptasi dengan tingkat paparan obat sebelumnya. Overdosis terjadi ketika orang tersebut menggunakan obat dalam dosis seperti sebelum berhenti. Overdosis dapat mengancam jiwa, atau kematian.

Apa prinsip pengobatan yang efektif?

Penelitian menunjukkan bahwa ketika mengobati kecanduan opioid (pereda nyeri resep atau obat-obatan seperti heroin atau fentanyl), pengobatan harus menjadi perawatan pertama, biasanya dikombinasikan dengan beberapa bentuk terapi atau konseling perilaku. Obat-obatan juga tersedia untuk membantu mengatasi kecanduan alkohol dan nikotin. Selain itu, obat-obatan digunakan untuk membantu orang mendetoksifikasi dari obat-obatan, meskipun detoksifikasi tidak sama dengan pengobatan dan tidak cukup untuk membantu seseorang pulih. Detoksifikasi saja tanpa pengobatan selanjutnya, umumnya akan kambuh menjadi pengguna narkoba. Bagi orang dengan kecanduan obat-obatan seperti stimulan atau ganja, saat ini tidak ada obat yang tersedia untuk membantu pengobatan, jadi pengobatan terdiri dari terapi perilaku. Perawatan harus disesuaikan untuk mengatasi pola penggunaan narkoba setiap pasien dan masalah medis, mental, dan sosial yang terkait dengan narkoba.

Sumber: https://www.drugabuse.gov/publications/drugs-brains-behavior-science-addiction/treatment-recovery

Bersambung

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *