Strategi pemulihan gangguan jiwa di Tirto Jiwo

Agar bisa mebantu pemulihan dari gangguan jiwa, Tirto Jiwo mengembangkan program sebagai berikut:

  1.  Menemukan dan membangun harapan. Studi menunjukkan bahwa penderita gangguan jiwa lebih mungkin untuk sembuh tanpa obat (obat minimal) jika mereka benar-benar percaya bahwa ada harapan untuk pulih dari penyakit tersebut. Di Tirto Jiwo beberapa petugas adalah bekas penderita skizofrenia berat yang telah pulih dari penyakitnya. Bekas penderita yang telah pulih akan memberi inspirasi kepada penderita bahwa penyakitnya bisa diatasi. Selain itu, pelan pelan juga ditanamkan bahwa ada Allah dimana kita bisa menggantungkan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
  2. Membangun gaya hidup sehat dan stabil. Penderita gangguan jiwa secara bertahap dilatih untuk mempunyai gaya hidup sehat dan belajar untuk bisa mempunyai penghasilan yang bisa menghidupi secara sederhana.
  3. Membantu membangun hubungan antar manusia yang mendukung. Langkah ini penting bagi penderita skizofrenia pulih kembali ke masyarakat. Hubungan antar manusia yang mendukung ini dapat diperoleh dari teman-teman, keluarga, kelompok sesama penderita gangguan jiwa atau melalui teman kerja.
  4. Membantu terlibat  suatu komunitas atau kelompok yang lebih luas (diluar keluarga).  Mendapatkan dan mempertahankan pekerjaan adalah langkah menuju tujuan ini, meskipun mungkin sulit untuk mengatasi prasangka terhadap orang yang sakit mental. Akan ada kemunduran dan cobaan, dan sangat penting untuk membantu orang menyadari bahwa ini adalah bagian dari kehidupan normal. Di Tirto Jiwo penderita akan dilatih untuk melakukan kegiatan sederhana yang nantinya bisa menghasilkan uang (peternakan, berkebun, memasak, dll). Melalui kegiatan tersebut, penderita akan mempunyai kesempatan untuk bergaul dengan masyarakat luas.
  5. Membangun pemecahan masalah dan strategi penanggulangan masalah. Penderita dilatih dan disiapkan sehingga mampu menangani permasalahan kehidupan sehari hari, berlatih agar hidupnya berarti untuk seseorang atau sesuatu (kucing, ayam, tanaman, dll), dan bisa mencari bantuan bila mereka menghadapi masalah yang tidak bisa dipecahkannya sendiri.
  6. Selalu kontak dengan terapi. Pemulihan adalah suatu proses yang kadang disertai dengan kemunduran. Penderita gangguan jiwa akan dilatih agar mengenal tanda tanda awal bila akan kambuh dan tahu cara mengatasinya. Termasuk disini adalah tahu kemana harus minta bantuan bila ada gejala yang tidak bisa diatasinya.