Program di pusat pemulihan

Selain mengembangkan program Relawan, pada saat ini Tirto Jiwo juga sedang membangun  sebuah sarana pemulihan gangguan jiwa berat. Program pemulihan Tirto Jiwo dirancang berdasar konsep “recovery” yang sejak tahun 1990an berkembang di Barat dan diperkaya dengan pendekatam spiritual Islami. Tirto Jiwo hanya menerima penderita gangguan jiwa yang sedang mendapat pengobatan rawat jalan dari dokter ahli jiwa. Tirto Jiwo bersifat sosial. Peserta cukup mengisi kotak amal seikhlasnya, dengan prinsip subsidi silang.

Ada beberapa keunikan dari program pemulihan gangguan jiwa di Tirto Jiwo, yaitu:

  • Peserta program tetap mendapat perawatan medis dari dokter ahli jiwa
  • Peserta program mendapat dukungan psikososial dari psikolog dan penderita gangguan jiwa yang telah pulih. Adanya penderita gangguan jiwa yang telah pulih akan menjadi “role model” bagi peserta program. Role model akan menjadi pendorong bagi pemulihan.
  • Peserta program akan  mendapat latihan kerja sehingga diharapkan nantinya akan bisa mandiri secara finansial.
  • Peserta program akan dilatih bersosialisasi dan menjalani hidup yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar dengan berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti memperbaiki atau merawat rumah janda tua, sedekah nasi bungkus, dll.
  • Bimbingan praktis spiritual secara Islami

Secara garis besar, program pemulihan di Tirto Jiwo akan berjalan sebagai berikut:

  1. Program harian
  • Bangun pagi dan merapikan tempat tidur
  • Sholat subuh berjamaah di mushola. Peserta tingkat lanjut diharapkan melaksanakan sholat tahajud.
  • Mencuci pakaian bersama
  • Mandi
  • Makan pagi bersama di ruang makan
  • Perkenalan peserta baru dan penjelasan kegiatan harian
  • Sholat dhuha di mushola
  • Kegiatan berkebun, berternak, memasak, kerajinan tangan, latihan kerja
  • Relaksasi/ istirahat
  • Sholat dhuhur berjamaah
  • Makan siang bersama
  • Istirahat siang/ relaksasi
  • Sholat ashar berjamaah
  • Kegiatan sore: berkebun, berternak, memasak, kerajinan tangan, latihan kerja
  • Mandi
  • Sholat maghrib berjamaah
  • Sholat Isha
  • Makan malam bersama
  • Istirahat malam.

2.  Program Mingguan

  • Sedekah nasi bungkus setiap hari jumat
  • Merawat masjid/ rumah janda miskin
  • Rekreasi sehat (jalan kaki bersama, dll)

3.  Program Pemulihan Individual

Setiap peserta, dengan bimbingan Pengelola Tirto Jiwo menyusun rencana aksi individual. Rencana aksi tersebut dilaksanakan dan diukur kemajuannya secara bersama-sama oleh peserta dan pengelola Tirto Jiwo.

Di Pusat Pemulihan dan pelatihan Tirto Jiwo, kegiatan pemulihan kesehatan jiwa individual utamanya dilakukan dengan menerapkan 10 cara agar jiwa sehat, yaitu:

  1. Membangun persahabatan baru
  2. Berlatih menerapkan pola berpikir positif dan bersyukur
  3. Olah raga ringan
  4. Berlatih menolong sesama/ membantu orang lain
  5. Membangun kebiasaan tidur awal yang sehat
  6. Membangun kebiasaan makan yang sehat
  7. Memperkuat keimanan
  8. Berlatih memecahkan masalah
  9. Belajar melakukan kegiatan yang menyenangkan dan menggembirakan
  10. Menengenal gangguan kesehatan jiwa, pengobatan dan cara memulihkannya.

Leave a Reply