Penyebab gangguan obsesif kompulsif

Penyebab gangguan obsesif-kompulsif tidak sepenuhnya dipahami. Ada beberapa teori:

 

  • Biologi. OCD (obsessive compusive disorder) mungkin akibat dari perubahan kimia alami tubuh atau fungsi otak. OCD juga mungkin terkait dengan komponen genetik, tetapi yang gen-gen tersebut belum teridentifikasi.
  • Lingkungan. OCD dapat berasal dari perilaku yang berhubungan dengan kebiasaan yang Anda pelajari dari waktu ke waktu.
  • Kurangnya serotonin. Tingkat kadar serotonin, salah satu kimia otak Anda, dapat menyebabkan gangguan obsesif-kompulsif. Selain itu, orang dengan gangguan obsesif-kompulsif yang minum obat yang meningkatkan aksi dari serotonin sering memiliki lebih sedikit gejala OCD.

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko timbulnya atau memicu gangguan obsesif-kompulsif meliputi:

  • Riwayat keluarga. Memiliki orang tua atau anggota keluarga lainnya dengan gangguan tersebut dapat meningkatkan resiko terkena OCD.
  • Persitiwa stres dalam hidup. Jika Anda cenderung bereaksi berlebihan terhadap stres, risiko terkena OCD dapat meningkat. Reaksi ini dapat, karena berbagai alasan  memicu pikiran dan ritual yang merupakan karakteristik gangguan emosi obsesif-kompulsif.

Komplikasi akibat dari atau terkait dengan obsesif-kompulsif,  antara lain

  •      Pikiran dan perilaku bunuh diri
  •      Penyalahgunaan Alkohol atau penyalahgunaan zat
  •      Gangguan kecemasan lain
  •      depresi
  •      gangguan makan
  •      Dermatitis kontak akibat dari sering mencuci tangan
  •      Ketidakmampuan untuk datang ke tempat kerja atau sekolah
  •      bermasalah dalam hubungan antar manusia
  •      Secara keseluruhan kualitas hidup yang rendah

 

Leave a Reply