Cara membantu penderita schizophrenia

Peranan teman dekat atau keluarga dalam membantu seorang penderita gangguan jiwa adalah sangat penting. Biasanya penderita gangguan jiwa akan susah pulih bila tidak ada teman dekat atau keluarga yang mendukung. Dengan kata lain, penderita schizophrenia berat yang susah sembuh biasanya adalah orang orang yang kurang mendapat dukungan keluarga, saudara atau teman dekat.

Beberapa saran agar kita bisa membantu saudara, teman atau tetangga yang menderita schizophrenia:

  • pelajari seluk beluk schizophrenia. Dengan mengklik kata schizophrenia di mesin pencari, kita akan dapat banyak ilmu tentang schizophrenia. Pengetahuan tentang schizophrenia akan memudahkan anda membantu pemulihan dan mencegah kambuhnya penderita schizophrenia
  • kurangi stress dengan menciptakan lingkungan yang mendukung. Kurangi kebiasaan mengkritik kekurangan penderita schizophrenia
  • berpikir realistis dan jangan berkeinginan terlalu tinggi.
  • Dukung penderita gangguan jiwa dengan memberdayakannya. Ajak penderita schizophrenia melakukan olah raga, kegiatan sosial, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Salah satu langkah penting untuk membantu memulihkan penderita schizophrenia adalah dengan membantunya mendapatkan pengobatan. Biasanya penderita lebih mau diajak ke dokter bila diajak untuk mengurangi gejala (mengurangi halusinasi suara, waham/ delusi, sukar tidur, dll). Dalam kaitannya dengan pengobatan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu penderita:

  • monitor efek samping obat. Banyak orang tidak mau minum obat karena adanya efek samping tersebut. Bila penderita mengeluh efek samping obat, sampaikan hal tersebut kepada dokter sehingga dokter bisa mengurangi dosisnya, mengganti dengan obat lainnya, atau memberi obat tambahan untuk menekan efek samping tersebut.
  • bantu agar bisa minum obat secara teratur sesuai perintah dokter. Penderita sering lupa atau menolak minum obat. Tugas andalah meyakinkan agar yang bersangkutan mau minum obat secara teratur. Misalnya dengan cara menjadwalkan jam minum obat, dll.
  • hindari komplikasi karena interaksi obat. Bila penderita harus minum obat dari dokter lain, sampaikan bahwa yang bersangkutan minum obat untuk mengobati schizophrenia. Berikan daftar dan dosis yang biasa diminum si penderita.
  • Catat perkembangan penderita. Adanya catatan perkembangan/ kemajuan dari perilaku, gejala atau suasana hati penderita akan memudahkan dokter menyesuaikan obat bagi penderita.

Selain itu, fungsi dariĀ  saudara atau teman dalam membantu penderita schizophrenia adalah : (1) mengidentifikasi penderita gangguan jiwa yang ada di masyarakat; (2) menjelaskan kepada keluarga apa yang harus dikerjakan kepada penderita gangguan jiwa; (3) mendukung keluarga untuk membawa penderita ke sarana kesehatan untuk mendapat pengobatan; (4) membantu transport penderita sampai ke RSJ dan mencarikan kartu Jamkesmas; (5) melepaskan korban pasung dan membawanya ke RSJ; (6) menengok penderita selama perawatan panjang di RSJ; (7) melaksanakan kunjungan rumah pada para penderita setelah perawatan di RSJ dan menge-chek apakah penderita mau kontrol dan kemana (bisa ke Puskesmas atau RSUD); dan (8) membantu keluarga untuk memberikan pekerjaan atau kegiatan bagi penderita dan memotivasi dia aktif melakukan hal itu.

Leave a Reply