Ketahanan Jiwa (4)

Artikel sebelumnya bisa di klik disini

Beberapa jalan yang akan dapat memperkuat ketahanan jiwa:

  1. Pakai sebagai kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri. Dai kondang Aa Gym, sebagai anak tentara, juga bercita cita menjadi tentara. Namun karena tingginya kurang memenuhi syarat, maka dia gagal masuk AKABRI. Ternyata kegagalannya masuk tentara mengantarkannya menjadi ustadz terkenal. Kejadian Hasil gambar untuk Keep things in perspectiveyang tidak menyenangkan atau kegagalan, dapat dipakai sebagai sarana untuk lebih mengenal diri dan kemudian berjuang untuk sukses dalam situasi atau jalur karir yang baru.
  2. Pupuk sikap positif terhadap diri sendiri. Orang yang memandang negatif diri sendiri cenderung gampang terkena depresi, sedangkan orang yang menilai dirinya secara positif (tapi tidak berlebihan) akan mempunyai ketahanan jiwa. Tidak percaya diri membuat seseorang mudah patah semangat, tidak tahan menghadapi cobaan. Oleh karena itu, memupuk sikap positif terhadap diri sendiri sangat perlu dilakukan agar ketahanan jiwa menjadi semakin kuat.
  3. Letakkan segala sesuatu dalam gambaran besarnya. Badai pasti berlalu, tidak ada badai yang berlangsung selamanya. Begitu juga dengan masalah atau ujian, semuanya akan berlalu. Sesuatu yang kelihatan besar, penting atau berat, mungkin dalam waktu setahun tidak akan lagi terasa besar. Bila dimarahi atasan, tidak dapat promosi jabatan, gagal masuk perguruan tinggi, maka letakkan itu dalam perspektif yang benar. Tertunda setahun masuk perguruan tinggi, tidak akan banyak pengaruhnya terhadap kariri seseorang

Bersambung

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Leave a Reply