Ketahanan jiwa (2)

Lanjutan artikel sebelumnya

Jalan untuk memperkuat ketahanan jiwa berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Jalan yang cocok untuk seseorang, mungkin tidak cocok dipakai oleh orang lainnya.

Hasil gambar untuk resilienceSetidaknya ada 10 jalan yang dapat memperkuat ketahanan jiwa:

  1. Membuat jalinan hubungan sosial dan kekerabatan. Hubungan kekerabatan, pertemanan atau persaudaraan yang baik akan dapat memperkuat ketahanan jiwa. Punya seseorang yang bersedia mendengarkan dan menolong ketika ada masalah, membuat ketahanan jiwa seseorang menjadi lebih kuat.Sebagai manusia yang beragama, maka mengadu atau curhat kepada Tuhan adalah cara yang terbaik. Tuhan pasti akan mendengarkan doa hambanya dan akan menjaga kerahasiaan masalah yang dikeluhkan kepadaNya.
  2. Hindari melihat krisis sebagai masalah yang tidak dapat diatasi. Kita tidak akan dapat mengubah fakta atau kenyataan bahwa sesuatu masalah sedang terjadi. Namun kita dapat mengubah sikap atau rekasi kita terhadap masalah tersebut. Dengan menempatkan masalah dalam konteks yang lebih luas, maka masalah biasanya akan teratasi dengan berjalannya waktu.Setiap badai pasti berlalu. Begitu pula dengan masalah yang sedang dihadapi saat ini, juga akan segera berlalu.
  3. Terima kenyataan bahwa semuanya bisa berubah. Tidak ada yang abadi didunia ini.Semuanya bisa berubah. Begitu pula, bila suatu tujuan atau sasaran tidak dapat dicapai, kita dapat mengubah sasaran atau tujuan tersebut. Dengan bersikap fleksibel, maka jiwa akan menjadi lebih tahan dalam menghadapi goncangan atau masalah

Bersambung

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Leave a Reply