Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (2)

Lanjutan dari artikel sebelumnya

Idealnya keluarga yang membantu dan mendukung agar anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa dapat pulih secara total. Bukan panti rehabilitasi sosial atau pemerintah. Salah satunya, adalah mengupayakan agar penderita gangguan jiwa tersebut dapat bekerja dan mendapatkan penghasilan yang mencukupi untuk hidup.

Oregon Supported Employment

Sayangnya, banyak keluarga yang tidak mau atau tidak mampu melaksanakan tugas tersebut, yaitu membantu dan mendukung agar anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa dapat bekerja. Banyak alasannya. Mulai dari tidak ada waktu, tidak ada koneksi, tidak ada modal hingga berbagai alasan yang sepintas terlihat masuk akal.

Bila hanya dilatih, kemudian dilepas sendiri untuk mencari pekerjaan atau mendirikan usaha sendiri, hampir semua penderita gangguan jiwa tidak mampu atau gagal. Tidak hanya di negara berkembang, di negara majupun program pelatihan bagi penderita gangguan jiwa gagal total. Pelatihan tidak mampu membuat penderita gangguan jiwa dapat bekerja atau mencarai pekerjaan sendiri.

Penderita gangguan jiwa yang dalam proses pemulihan, mereka memerlukan lehih dari hanya sekedar pelatihan. Mereka memerlukan bantuan dan dukungan selama mereka bekerja. Mereka memerlukan dukungan psikososial agar mampu mengatasi masalah psikis dan sosial selama bekerja.

Untuk itu, diperlukan bantuan dan dukungan kerja, bukan hanya pelatihan kerja.

Bersambung

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Leave a Reply