Pemulihan gangguan jiwa (8): ringkasan

Artikel sebelumnya bisa dibaca dengan klik disini

RoadtoRecoverysPenderita gangguan jiwa, seberat apapun kondisinya, bisa pulih asalkan mendapatkan pengobatan dan dukungan psikososial yang dibutuhkannya.

Penderita gangguan jiwa perlu minum obat. Namun obat saja biasanya tidak cukup. Ketahanan jiwanya harus diperkuat dan permasalahan yang membuat stress harus dipecahkan atau diatasi.

Proses pemulihan tidak berjalan lurus, kadang disertai dengan kambuh. Proses tersebut sering berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.

Beberapa hal penting yang perlu dilakukan oleh penderita dan keluarga agar tidak kambuh:

  • Keluarga perlu menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan, yaitu lingkungan yang: bersahabat, ramah, tidak terlalu berisik atau padat, perilaku yang memberi harapan dan percaya bahwa penderita bisa sembuh
  • Penderita dan keluarga mengenali hal hal yang membuat jiwa penderita merasa nyaman, misalnya: jalan jalan ke taman, mengerjakan hobi, mendengarkan musik, mengobrol dengan teman atau saudara, mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Buat jadwal kegiatan sehingga semakin hari jiwa semakin sehat.
  • mengenali tanda tanda awal kalau akan kambuh (misal: tidak tidur atau tidur melulu, curiga, gampang tersinggung) dan segera bertindak untuk mencegah kambuh
  • mengenali tanda tanda bahaya akan kambuh (misal: halusinasi, gangguan berpikir, waham, dll) dan segera bertindak agar tidak kambuh.
  • Mengenali faktor pemicu (misalnya: konflik dengan anggota keluarga, situasi yang menekan) dan berusaha menghindarinya

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Leave a Reply