Pemulihan gangguan jiwa (5): mencegah kambuh

Baca artikel sebelumnya disini

preventionSalah satu teknik atau pendekatan dalam pemulihan gangguan jiwa adalah mencegah agar penderita tidak kambuh. Bila penderita tidak pernah kambuh, berarti yang bersangkutan sudah pulih dari gangguan jiwanya.

Langkah pertama dalam mencegah kambuh adalah dengan mengenali tanda bahaya dan tanda awal kalau akan kambuh.

Contoh tanda bahaya bahwa seorang penderita akan kambuh adalah:

  • mengalami halusinasi (mendengar suara suara, melihat sesuatu yang tidak ada)
  • curiga berlebihan
  • berpikir tidak teratur atau kacau
  • berperilaku aneh atau posisi tubuh yang aneh
  • merasa tetap segar meskipun selama beberapa hari tidak istirahat
  • percaya bahwa dirinya atau orang lain mempunyai kekuatan gaib

Bila tanda tanda bahaya tersebut muncul, maka beberapa hal bisa dilakukan:

  • menaikkan dosis obat yang diminum
  • menambah obat lain agar bisa tidur atau istirahat
  • konsultasi ke dokter, dll

Berikut ini tanda tanda awal yang sering muncul bila seseorang akan kambuh. Biasanya tanda awal akan diikuti dengan munculnya tanda bahaya bila tidak ada tindakan untuk mengatasi gejala awal tersebut

Tanda awal kalau akan kambuh:

  • perubahan pola tidur (tidak bisa tidur atau terlalu banyak tidur)
  • merasa cemas
  • gampang tersinggung, gampang marah
  • merasa sedih atau tertekan
  • sulit berkonsentrasi
  • menarik diri, mengurung diri di kamar atau dirumah

Hal hal yang bisa dilaksanakan untuk mencegah proses kekambuhan berjalan terus, antara lain:

  • bersantai, jalan jalan ke ruang terbuka (taman)
  • mengobrol dengan saudara atau teman
  • bermain musik atau melakukan kegiatan yang menyenangkan lainnya
  • mengerjakan pekerjaan rumah, seperti membersihkan rumah atau halaman
  • kegiatan lain yang membuat hati terasa nyaman

Bersambung

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Leave a Reply