Pemulihan gangguan jiwa (1)

John_Forbes_Nash,_Jr.

Penderita gangguan jiwa, seberat apapun kondisinya, bisa pulih dan kembali hidup dimasyarakat, asalkan mereka mendapatkan pengobatan dan dukungan psikososial yang dibutuhkannya.

Beberapa nama berikut ini merupakan orang orang yang pernah menderita schizophrenia, yaitu: Dr John Forbes Nash Jr, Prof. Elyn Saks, Dr Daniel Fisher.

Di Indonesia, karena adanya diskriminasi dari masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa, maka penderita yang telah sembuh tidak mau secara terang-terangan mengakui bahwa mereka pernah menderita gangguan jiwa.

Beberapa penderita gangguan jiwa yang dirawat di Tirto Jiwo juga telah kembali ke masyarakat, seperti: Alfian dari Ponorogo, Syaiful dari Temanggung, dan masih banyak yang lain. Namun karena Tirto Jiwo baru berdiri sejak th 2013, maka kita tidak bisa menyatakan bahwa mereka benar benar telah pulih karena mereka masih bisa kambuh lagi bila kondisi kesehatan jiwa tidak dijaga. Hal tersebut seperti penderita penyakit darah tinggi atau gula darah yang bisa sewaktu waktu kambuh kembali bila tidak dijaga kesehatannya.

Hanya, setidaknya ada satu hal sangat amat penting yang membuat penderita gangguan jiwa di Indonesia jarang yang bisa pulih, yaitu mereka hanya mengandalkan obat. Setelah fase akut, penderita gangguan jiwa kembali ke keluarganya dan ketemu dokter spesialis jiwa sebulan sekali selama 5-10 menit. Akibatnya, mereka tergantung pada obat seumur hidupnya.

Agar bisa pulih dan kembali ke masyarakat. Penderita gangguan jiwa tidak cukup dengan meminum obat secara rutin. Mereka perrlu diperkuat jiwanya, dibantu memecahkan persoalan yang menekan jiwanya dan dukungan psikososial lainnya.

Bersambung

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo

Leave a Reply