Penyebab kegagalan: perilaku ke-kanak kanakan atau tidak dewasa (7)

caleg-gagalTulisan ini merupakan kelanjutan tulisan sebelumnya

Jenis tindakan kekanak-kanakan berikutnya, yang juga sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari adalah melakukan suatu tindakan berdasar angan angan (wishful thinking) atau keinginan, dan tidak berdasar bukti nyata, data atau fakta, atau keadaan yang sebenarnya.

Tindakan berdasar angan-angan banyak dilakukan oleh para politikus amatiran. Banyak anggota masyarakat yang mencalonkan diri menjadi anggota DPR atau DPRD tanpa melihat pada kenyataan bahwa diri mereka tidak populer atau tidak dikenal masyarakat. Akibatnya, meskipun mereka telah menghabiskan banyak dana untuk kampanye, tetap saja mereka tidak terpilih sebagai anggota DPR/ DPRD. Biaya kampanye yang tinggi membuat calon politikus yang gagal menjadi bangkrut secara ekonomi dan jatuh kedalam depresi. Begitu pula, banyak calon bupati/ walikota yang gagal dan bangkrut serta terlilit oleh hutang.

Pak Zainuri dan istrinya bekerja pada perusahaan swasta yang berbeda. Penghasilan mereka berdua cukup baik sehingga mampu membeli sebuah rumah di sebuah real estate secara kredit (kredit pemilikan rumah atau KPR). Ketika perekonomian Indonesia berkembang (sebelum krisis ekonomi 1997-98), mereka kembali meminjam kredit untuk perluasan dan renovasi rumah. Mereka mengambil keputusan menambah kredit dengan pemikiran bahwa kondisi keuangan mereka akan terus membaik. Ternyata terjadi krisis ekonomi. Suaminya terkena PHK, Kondisi ekonomi yang memburuk membuat pak Zainuri cemas sehingga terkena stroke dan tidak lama kemudian meninggal. Pak Zainuri telah mengambil keputusan dan kemudian bertindak berdasar angan angan, tanpa mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional.

Hutang untuk membeli barang barang konsumsi (TV, motor, HP) juga sering merupakan tindakan berdasar angan angan, tanpa melihat kondisi keuangan secara nyata. Akibatnya, banyak penghutang yang kemudian terpaksa motornya disita, dikejar kejar debt collector karena tidak mampu melunasi hutangnya.

Bersambung

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo

Leave a Reply