Penyebab kegagalan: perilaku ke-kanak kanakan atau tidak dewasa (2)

berkhayalArtikel ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya

Jenis lain dari perilaku ke-kanak-kanakan adalah ketika menghadapi masalah yang membuat stress kemudian lari ke fantasi atau berkhayal.

Pada orang dewasa, berkhayal atau berfantasi itu sering dilakukan oleh para seniman ketika berkarya, baik seniman lukis, pematung, pengarang novel ataupun seniman lain. Berkhayal bagi mereka adalah keharusan. Tanpa berkhayal, mereka tidak akan bisa menghasilkan karya seni. Khayalan seorang seniman dilakukan bukan untuk melarikan diri atau mengurangi stress, tapi karena tuntutan pekerjaan.

Hal tersebut berbeda dengan khayalan sebagai tindakan tidak dewasa. Pada orang dewasa, bila mereka berkhayal untuk mengurangi atau menghindari stress, maka itu merupakan tindakan kekanak-kanakan.

Sebagai contoh seseorang yang stress karena penghasilannya pas-pasan, kemudian dia berkhayal menemukan harta karun, maka itu adalah tindakan yang tidak dewasa. Seharusnya, pada orang dewasa, ketika penghasilannya pas-pasan, maka dia akan berusaha bekerja lebih keras, bekerja lebih cerdas dan bekerja lebih ikhlas agar penghasilannya meningkat, bukan dengan berkhayal mendapatkan harta karun atau menang lotere.

Jenis fantasi sangat beragam, tergantung stress atau masalah yang dihadapi. Seseorang yang sudah lama ingin menikah namun belum ketemu jodohnya, mungkin akan berfantasi bahwa dirinya adalah putri raja yang sedang dipingit dan menunggu datangnya pangeran.

Berkhayal berbeda dengan bercita-cita. Cita cita diikuti dengan usaha. Seseorang yang bercita-cita jadi penyanyi akan berlatih bernyanyi dengan serius. Seseorang yang ingin menjadi pengusaha akan berlatih dan mencoba melakukan bisnis. Seseorang yang bercita-cita menjadi dokter akan belajar dan mendaftar ke fakultas kedokteran. Sedangkan seseorang yang berkhayal jadi penyanyi, kegiatan sehari-hari yang dilakukan hanya melamun bahwa dirinya telah menjadi penyanyi terkenal.

Dari ilustrasi diatas, jelas bahwa seorang dewasa yang menghindari stress dengan banyak berkhayal tidak akan sukses hidupnya.

Bersambung

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo

Leave a Reply