Sisi lain dari kecemasan (anxiety) -2

Lanjutan artikel sebelumnya

anxiety-symptoms-cartoonNuraini pernah mengalami  pelecehan seksual diwaktu kecil oleh tetangganya. Dia belum dapat sepenuhnya menerima dan menyelesaikan kejadian tersebut. Kecemasan yang terbawa hingga dewasa menyebabkan dia takut berkawan dengan teman lelaki, pernah dalam suatu masa merasa harus mencuci tangan hingga belasan kali perhari.

Tati juga masih membawa permasalahan masa lalu yang membuat hidupnya tertekan hingga saat ini. Tati berasal dari keluarga miskin, ayahnya hanya seorang buruh tani. Namun tati mempunyai otak yang cerdas sehingga dapat bersekolah di SMA yang baik, bahkan akhirnya diterima kuliah di ITB.

Ternyata berat bagi Tati untuk mengakui dan menerima bahwa dirinya berasal  dari keluarga miskin. Ketika masih kulaih di ITB, dia sering tidak mau menemui bapaknya yang datang mengunjungi tempat kost-nya. Hal tersebut membawa konflik batin yang berat dalam diri Tati. Akhirnya konflik batin tersebut membuat Tati mengalami gangguan jiwa.

Bagaimana mengatasi semua hal tersebut?

Nuraini dan Tati perlu diminta membuat catatan harian atau mingguan. Setiap hatinya gelisah, mereka perlu diminta mencatat apa saja yang mereka pikirkan yang membuatnya gelisah. Dengan menganalisa beberapa pola pikiran yang muncul akan dapat diketahui adanya masalah masa lalu yang belum terselesaikan.

Langkah kedua adalah menerima masalah tersebut dan sedapat mungkin mengatasinya atau memaafkannya. Dengan menerima dan memaafkan sebagian besar kecemasan dan gejala akan hilang dengan sendirinya.

Langkah ketiga adalah memperkuat ketahanan jiwa, misalnya dengan banyak menolong orang lain, memberikan sedekah, membantu mengerjakan kegiatan rumah tangga, dan kegiatan kebajikan lainnya.

Berdoa juga merupakan salah satu kegiatan yang akan dapat memperkuat ketahanan jiwa.

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Leave a Reply