Gaya berpikir catastrophising

Catastrophising adalah gaya berpikir yang membesar-besarkan suatu kejadian secara tidak proporsional dan menilai kejadian tersebut sebagai bencana, mengerikan, buruk sekali, atau menakutkan walaupun sebenarnya kejadian tersebut hanya biasa biasa saja.

Gaya berpikir catastropising dapat disamakan dengan alat tanda bahaya yang terlalu sensitif. Bila hanya ada gempa kecil, terus tanda bahaya tsunami menjadi aktif, pastilah di daerah tersebut akan terjadi kepanikan yang tidak perlu. Begitu pula dengan gaya catastrophising, ibaratnya orang tersebut mempunyai alat tanda bahaya yang terlalu sensitif sehingga hal yang kecilpun dinilai atau diartikan sebagai tanda akan munculnya suatu bencana.

Ketika merasa nyeri di dada, seseorang dengan gaya berpikir catastrophising langsung berpikir tentang sakit jantung. Bila ada sedikit perselisihan dengan istri atau suami, langsung berpikir tentang perceraian. Di kantor ketika dia membuat sebuah kesalahan kecil, langsung timbul dalam pikirannya bahwa dia pasti akan dipecat.

Bentuk lain dari catastrophising adalah berpikir bahwa sesuatu jelek akan atau sedang terjadi. Misalnya, ketika sedang berada di kantor, Pak Iwan mendengar temannya berbicara tentang perampokan disebuah perumahan pada jam kerja. Dia kemudian teringat bahwa dirumah, kedua anaknya hanya tinggal bersama pembantu karena istrinya juga bekerja. Pak Iwan menelpon ke rumah, namun tidak ada yang mengangkat telpon. Dia berpikir bahwa pasti sekarang ada perampok dirumahnya. Pembantunya dan anak anaknya disekap dikamar mandi sehingga si pembantu tidak menjawab ketika dia menelpon ke rumah.

Bu Adek sedang sendirian dirumah, suami sedang bertugas ke luar kota selama seminggu. Secara tidak sengaja dia mendengar di TV tentang seorang laki laki yang mempunyai istri simpanan di kota lain. Bu Adek kemudian menelpon suaminya. Ketika suaminya tidak mengangkat HP-nya, Bu Adek berpikir bahwa pasti suaminya sedang berdua dengan istri simpanannya di kota tersebut.

Artikel terkait: gaya berpikir generalisasi berlebihan, gaya berpikir hitam putih, gaya berpikir memberi cap atau label, gaya berpikir harus atau musti, gaya berpikir mental filter

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo

Leave a Reply