Gaya berpikir mental filtering

Gaya berpikir mental filter adalah gaya berpikir dimana seseorang menyaring sebagian informasi dan mengabaikan bagian informasi yang lain. Pada seseorang dengan kecenderungan depresi, maka yang bersangkutan cenderung memasukkan informasi negative tentang dirinya dan mengabaikan informasi positif. Dilain pihak, seseorang dengan sikap kebesaran, maka informasi yang positif yang diterima, sedangkan informasi yang negative diabaikan.

Pada kehidupan sehari-hari sebagian orang cenderung menyaring informasi yang mendukung idenya dan mengabaikan informasi yang berlawanan dengan idenya. Dengan banyaknya informasi sehingga orang harus memilah-milah informasi, maka mental filtering sering terjadi.

Pak Santosa sering mempunyai ide awal yang bagus. Ide awal tersebut, agar dapat diterapkan, masih memerlukan penjabaran lebih lanjut sehingga menjadi sebuah rencana detil yang operasional. Biasanya dalam proses tersebut diperlukan beberapa penyesuaian. Sayangnya, Pak Santosa sering menyaring data dan informasi yang masuk kepadanya. Dia selalu mengabaikan data dan informasi yang tidak mendukung ide awalnya tersebut. Akhirnya, ide awal yang bagus tersebut sering mentah ditengah jalan.

Artikel terkait: gaya berpikir generalisasi berlebihan, gaya berpikir hitam putih, gaya berpikir memberi cap atau label, gaya berpikir harus atau musti, gaya berpikir mental filter

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo

Leave a Reply