8 cara menghentikan ruminating (2)

Man_losing_moneyArtikel ini merupakan kelanjutan tulisan sebelumnya.

  • Melihat kesalahan sebagai kesempatan belajar untuk memperbaikinya. Bila kita gagal mendapatkan pekerjaan karena kita telat datang waktu wawancara, maka tanyakanlah pada diri sendiri: Pelajaran apa yang dapat saya ambil dari kejadian ini? Tentunya, pada kesempatan lain, kita perlu berangkat lebih awal agar tidak terlambat dating ke wawancara atau terlambat menghadiri acara acara lainnya.
  • Buat jadwal worry break (jeda untuk khawatir). Buat jadwal atau luangkan waktu selama 20-30 menit setiap hari untuk memeikirkan sesuatu yang membuat kita sangat khawatir. Dalam kurun waktu tersebut, anda dapat memikirkan sesuatu yang membuat khawatir. Setelah jeda atau penggalan waktu habis, maka kita harus melupakan pikiran yang membuat khawatir tersebut. Bila perasaan khawatir muncul, maka katakana pada diri sendiri bahwa ada waktu khusus untuk memikirkan hal tersebut.
  • Mindfulness (mengarahkan perhatian pada kejadian/ saat sekarang). Seringkali, kita membiarkan pikiran kita memikirkan kejadian masa lalu yang membuat kita merasa bersalah atau sedih. kita juga sering melayangkan pikiran kita ke masa depan yang membuat kita cemas dan khawatir. Cobalah latih agar kita dapat mengarahkan pikiran kita agar focus pada keadaan atau kejadian saat ini. Kemampuan mindfulness sangat penting agar kita dapat hidup tenang dan bahagia. Bila kita lagi ngobrol dengan kawan, namun pikiran kita memikirkan kejadian masa lalu, pasti kita tidak akan dapat menikmati saat ngobrol tersebut.
  • Olah raga. Olah raga akan dapat membuat badan kita sehat dan mengalihkan kita dari melayangnya pikiran kemasa lalu atau ke masa depan. Jalan jalan ke taman atau melihat pemandangan akan dapat mengurangi munculnya pikiran pikiran negative.
  • Coba konsultasi ke psikolog atau ahli kesehatan jiwa. Salah satu metode terapi terhadap ruminating adalah Rumination Focused Cognitive Behavior Therapy.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply