8 Langkah latihan mengatur emosi (1)

dysregulation-wise-mindSalah satu ketrampilan yang perlu dipunyai agar jiwa sehat adalah ketrampilan mengatur emosi. Emosi (marah, takut, sedih,gembira, dll) tidak dapat dilepas semaunya. Emosi perlu diatur agar selaras dengan kehidupan social yang normal.

Beberapa penderita gangguan jiwa jenis borderline personality disorder, gangguan jiwa bipolar, depresi berat maupun penderita gangguan schizoaffective, mempunyai kelemahan dalam mengatur emosi.

Berikut ini 8 langkah mengatur emosi:

  • Langkah 1: Mengenali dan memberi nama (label) dari affect (perasaan, emosi). Kadang seseorang marah, sedih atau cemas tanpa sadar. Langkah pertama agar kita mampu mengatur emosi adalah mengenali dan memberi nama (label) atas setiap emosi yang terjadi pada diri kita. Untuk itu, kita perlu dapat mengenali dan menyadari setiap perubahan emosi. Dengan mengenali setiap perubahan emosi yang muncul, kita akan dapat pula mengidentifikasi: (a) kejadian yang memicu munculnya emosi, (b) arti atau interpretasi yang kita berikan kepada kejadian pemicu tersebut, (c) perubahan fisik yang terjadi ditubuh kita (misalnya: jantung berdetak lebih cepat), (d) perilaku yang muncul yang terkait dengan emosi tersebut (misalnya: membanting piring), (e) dampak dari emosi tersebut terhadap fungsi tubuh secara keseluruhan (missal: sedih membuat badan lemas, tidak dapat berangkat kerja).
  • Langkah 2: Mengenali hambatan dalam mengubah emosi. Mengubah emosi itu tidak gampang, karena biasanya kita sudah terbiasa dengan reaksi lanjutan dari munculnya emosi tersebut. Misalnya: bila sedih atau marah terus larinya ke minum minuman keras karena dengan minum maka marah/ sedih berkurang.  Bila sedih, terus makan banyak. Kebiasaan kebiasaan tersebut membuat kita lebih sulit mengatur emosi.
  • Langkah 3: Kurangi kerentanan terhadap emotional mind (pikiran yang dikuasai emosi). Kerentanan terhadap emotional mind dapat dikurangi dengan kebiasaan hidup sehat: olah raga teratur, makan sehat teratur, tidak begadang, tidak minum minuman keras, dll.

Sumber bacaan: http://www.mindfulnessmuse.com/dialectical-behavior-therapy/top-10-ways-to-regulate-emotions-part-one

Leave a Reply