5 cara mengendalikan emosi

emosionalSemua orang pernah merasakan sedih, gembira, marah atau takut. Namun emosi yang tidak terkendali dapat merugikan diri sendiri. Misalnya, bila kita tidak dapat mengendalikan emosi ketika ada orang yang menyenggol motor/ mobil kita, maka nyawa kita dapat terancam. Bila kita tidak dapat mengendalikan tawa kita ketika melihat sesuatu yang menurut kita lucu, mungkin orang lain akan mulai menjauhi kita.

Berikut ini 5 cara agar kita lebih dapat mengendalikan emosi kita:

  1. Pilih situasi. Bila kita sering emosional ketika terburu-buru, maka usahakan buat rencana sehingga kita tidak perlu terburu-buru. Bila kita sering emosi bila bertemu dengan seseorang teman, maka coba jaga jarak dengan teman tersebut.
  2. Ubah situasi. Kita sering emosional karena ada rasa kecewa dibalik kejadiannya itu. Misalnya, kita sering emosional setiap kali memasak masakan tapi tidak ada yang makan. Maka jalan keluarnya adalah kita ubah masakan kita, misalnya dengan memasak makanan yang disukai suami/ anak. Bila kita emosional ketika sedang berdiri, cobalah duduk. bila kita emosional ketika sedang didalam ruangan, cobalah jalan ke halaman.
  3. Ubah fokus perhatianmu. Sering kali seseorang emosional karena ada rasa rendah diri (inferior). Untuk mengatasi hal itu, coba fokuskan perhatian kita pada orang orang yang secara status sosial/ prestasi dibawah kita. Bila kita emosional ketika bermain tenis meja, karena kita sering kalah, maka dilain waktu ajak bermain orang yang dibawah kita ketrampilannya bermain tenis meja.
  4. Ubah pikiranmu. Pada dasarnya kita dapat memberi arti yang berbeda-beda terhadap suatu kejadian. Ketika ada 2 orang yang duduk di meja dekat kita tertawa, maka kita dapat punya berbagai pikiran, misalnya: orang itu pasti mentertawakan saya sehingga kita menjadi emosi, atau kita ubah pikiran kita dengan berpikir bahwa orang tersebut tertawa tidak ada hubungannya dengan kita. Teknik ini disebut dengan cognitive reappraisal.
  5. Ubah response/ reaksimu. Langkah terakhir bila semua cara yang diuraikan tersebut tidak berhasil adalah dengan mengubah response atau reaksi kita. Misalnya, bila kita merasa marah mulai tidak terkendali, cobalah atur pernapasan dengan menarik napas dalam, melakukan berbagai teknik relaksasi. Bila kita sedih, cobalah lakukan olah raga, jalan jalan ke taman, dll.

Sumber bacaan: https://www.psychologytoday.com/blog/fulfillment-any-age/201502/5-ways-get-your-unwanted-emotions-under-control

Leave a Reply