Berlatih menjadi penyabar

gambar-kata-hikmah-islam-muslim-solat-dan-sabarDalam artikel berjudul Take Home Lessons on Schizophrenia, Dr Stephen Moffic membahas kesepakatan para ahli tentang 4 komponen utama terapi terhadap skizophrenia, yaitu: farmakoterapi (pemberian obat), terapi keluarga (psikososial edukasi bagi keluarga), pelatihan ketahanan jiwa bagi pasien, dan dukungan pekerjaan atau pendidikan sesuai keinginan pasien.

Pelatihan agar menjadi lebih sabar, dalam arti dapat mengendalikan keinginan, merupakan salah pelatihan penting agar ketahanan jiwa menjadi meningkat. Kita tahu bahwa sering penderita gangguan jiwa tidak dapat mengendalikan kemauannya. Orang yang sabar akan lebih tahan menghadapi goncangan atau tekanan jiwa.

Berikut ini langkah langkah agar kita dapat menjadi penyabar:

  • Memahami mengapa kita sering tidak sabar, yaitu dengan mengenali : (a) apakah kita selkalu terburu-buru karena banyak hal yang harus diselesaikan?. Bila kita tidak sabar karena banyak pekerjaan, maka kita harus mengelola beban kerja dengan lebih baik (b) kenali pemicu yang sering membuat kita hilang kesabaran (kejadian, waktu, kegiatan, orang tertentu, dll), (c) kenali pola dari ketidak sabaran tersebut (apakah kita tidak sabar terhadap jenis orang tertentu, situasi tertentu, waktu tertentu, dll),
  • Tuliskan hal hal yang membuat kita tidak sabar. Buat catatan setiap kali kita kehilangan kesabaran (kondisi atau kejadian yang membuat kita kehilangan kesabaran, kapan, dengan siapa, dll)
  • Berlatih untuk meningkatkan kesabaran, yaitu dengan: (a) latihan menarik napas panjang setiap kali mulai tidak sabar, dan tenangkan pikiran (b) berlatih untuk melepaskan atau merelakan bila penyebab ketidak sabaran itu dipicu oleh sesuatu yang tidak dapat kita kendalikan.
  • Lihat gambaran besarnya. Beberapa hal yang perlu diingat disini: (a) semua hal memerlukan waktu untuk berproses (bayi perlu 9 bulan didalam kandungan ibu sebelum kelahiran ), (b) fokuskan pada hal hal yang penting, jangan terlalu terpaku pada hal hal kecil yang tidak penting. Jangan sampai sering tidak sabar karena hal hal kecil atau hal hal sepele), (c) ingatlah bahwa pada kebanyakan hal, akhirnya anda berhasil juga mendapatkannya, (d) selalu menganbil sikap positif terhadap kehidupan.
  • Mempersiapkan diri, dengan: (a) bersiap untuk menerima hal yang tidak kita inginkan. Ingat, sebagai manusia kita memang harus membuat perencanaan, namun tidak selalu semua berjalan sesuai rencana, (b) ambil waktu untuk relaks atau bersantai agar hidup kita tidak dalam keadaan tegang/ tension terus menerus.

 

Leave a Reply