9 Langkah mengurangi cinta dunia

materialismSalah satu ciri jiwa yang sehat adalah jiwa yang tidak terlalu cinta dunia.

Pengertian cinta dunia yang saya maksudkan adalah dimana kita mengukur segala sesuatu dari sisi materi. Kesuksesan seseorang diukur dari harta benda yang dipunyai, pangkat yang tinggi dan popularitas (terkenal).

Terlalu cinta dunia, membuat kita tidak bahagia dan takut mati. Terlalu cinta dunia juga membuat kita tidak bahagia dan rentan terhadap tekanan jiwa.

Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi cinta dunia:

  1. Hentikan pergi belanja (atau ke mall) sebagai kegiatan hiburan. Hal hal yang perlu dilakukan: (a) Hilangkan pikiran bahwa mall adalah tempat rekreasi. Jangan pergi ke mall, kecuali bila kita benar benar perlu belanja disana. (b) Belilah barang sesuai kebutuhan (needs), bukan karena keinginan (want); (c) Bila kita ingin membeli sesuatu, catatlah benda yang ingin dibeli tersebut dan kita simpan catatan tersebut selama 30 hari. Setelah 30 hari, lihat lagi catatan tersebut. Sebagian besar barang yang kita catat 30 hari yang lalu sudah tidak kita inginkan lagi.
  2. Beli barang secara fungsional. Jangan beli barang karena merk/ brand atau karena gengsi. Bila kita perlu beli kendaraan, belilah kendaraan sesuai fungsinya sebagai alat transportasi, bukan sebagai alat untuk pamer kekayaan atau gengsi.
  3. Kurangi menonton TV. Kurangi rangsangan yang membuat kita bersifat materialistik, seperti kurang menonton TV yang banyak menyampaikan gaya hidup gemerlap/ keduniawian, kurangi mengunjungi pameran mobil, pakaian, dll yang dapat mendorong kita menjadi konsumptif.
  4. Batasi selancar di internet. Setelah TV, internet juga banyak menyodorkan informasi dan rangsangan gaya hidup mewah, seperti informasi tentang kehidupan selebriti, dll.
  5. Jadilah lebih berwawasan lingkungan.Sadarilah bahwa ada kaitan antara kerusakan lingkungan dengan pola hidup yang materialistik. Dengan lebih sadar dan berwawasan lingkungan, maka kita akan dapat mengurangi dorongan untuk mengkonsumsi lebih banyak materi.
  6. Kumpulkan dan buang barang tidak terpakai. Dengan mengumpulkan dan membuang barang tidak terpakai, kita akan sadar betapa banyak kita telah memboroskan materi. Kesadaran akan pemborosan yang telah kita lakukan akan dapat mengurangi dorongan untuk membeli banyak barang yang sering tidak diperlukan.
  7. Ikuti kegiatan hiburan yang tidak materialstik. Kita dapat menghibur diri dengan: (a) mengunjungi dan mengobrol dengan tetangga, saudara atau sahabat, (b) membaca buku riwayat hidup orang orang besar yang banyak berjasa, (c) menyaksikan kegiatan olah raga gratis (non-professional), seperti pertandingan olah raga tingkat kampong, antar sekolah, dll.
  8. Hilangkan keterikatan kepada barang. Sadari bahwa barang suatu saat akan hilang, rusak atau tidak terpakai lagi. Untuk itu, kurangi keterikatan kepada barang dan tumbuhkan keterikatan/ koneksi kepada manusia dengan menjalin persahabatan dan persaudaraan.
  9. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan. Pelajari agama, khususnya tentang aqidah. Jalankan perintah agama, seperti: bersedekah, menolong orang lain yang membutuhkan, hidup qanaah (cukup dengan apa yang ada), hidup zuhud, meningkatkan silaturahmi, mengunjungi orang sakit, berpuasa Senin-Kamis, dll

Semoga bermanfaat.

Sumber bacaan: http://www.wikihow.com/Escape-Materialism-and-Find-Happiness

Leave a Reply