Sisi ilmiah sedekah: 5 manfaat bersedekah

Closeup of Christmas gift held by a beautiful woman dressed as Santa Claus. Isolated on white.

Agama menganjurkan kita bersedekah. Dengan bersedekah, kita akan mendapatkan pahala. Bila timbangan pahala kita lebih banyak dibandingkan dosa, maka kita akan mendapatkan surge sebagai balasannya.

Namun ternyata ditinjau dari hasil penelitian, bersedekah juga setidaknya memberi 5 manfaat sebagai berikut:

  1. Bersedekah membuat kita bahagia. Suatu riset yang dilakukan oleh Prof. Michael Norton dan kawan kawan dari Harvard Business School pada tahun 2008 menunjukkan bahwa memberikan uang kepada orang lain telah meningkatkan derajad kebahagiaan si pemberi sedekah. Studi yang dilakukan oleh Sonja Lyubomirsky, seorang hali masalah kebahagiaan dari University of California di Riverside juga menghasilkan penemuan yang sama. Dalam penelitian biologi yang dilakukan oleh Jorge Moll dan kawan kawan dari national Insitute of Health, Amerika menunjukkan bahwa dengan melakukan sedekah maka bagian otak yang terkait dengan kesenangan, koneksi sosial dan trust (percaya) terlihat aktif dan menimbulkan efek “warm glow” (pancaran kehangatan). Kegiatan menolong orang lain juga menimbulkan perasaan senang yang disebut sebagai helper’s effect.
  2. Bersedekah membuat badan lebih sehat. Dalam bukunya yang berjudul Why Good Things Happen to Good People, Prof. Stephen Post dari Stony Brook University menyatakan bahwa bersedekah berdampak positif terhadap kesehatan seseorang, meskipun mereka telah mempunyai penyakit kronis seperti HIV dan multiple sclerosis. Pada tahun 1999, Doug Oman of the University of California, Berkeley dalam studinya menemukan bahwa orang tua yang bekerja sebagai sukarelawan pada 2 atau lebih organisasi lebih kecil kemungkinannya meninggal dalam 5 tahun kedepan dibandingkan dengan orang tua yang tidak melakukan kerja sukarela. Penelitian Stephanie Brown dari University of Michigan pada tahun 2003 menemukan hasil yang sama. Dia menemukan bahwa keluarga yang sudah tua dan membantu saudara, teman atau tetangga ternyata hidup lebih lama dibandingkan dengan orang yang tidak pernah menolong orang lain. Pada 2006, studi yang dilakukan oleh Prof. Rachel Piferi dari  Johns Hopkins University dan Kathleen Lawler dari  University of Tennessee, menunjukkan bahwa orang yang banyak memberikan dukungan social mempunyai tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak memberikan dukungan social.
  3. Bersedekah meningkatkan kerjasama dan koneksi/jaringan  sosial.

bersambung

sumber: http://greatergood.berkeley.edu/article/item/5_ways_giving_is_good_for_you

Leave a Reply