James Kindler: pulih dari skizofrenia

Pada awalnya, ketika mulai terserang skizofrenia, James Kindler merasa hidupnya berat dan membingungkan. Orang orang disekitarnya tidak memahami apa yang terjadi pada diri James Kindler.

Namun sejak mendapat diagnose skizofrenia dan pengobatan, dia mulai dapat mengendalikan gejala sakitnya dan menata hidupnya.

James Kindler pernah mencoba menghentikan obat anti gangguan jiwa yang diberikan dokter sebanyak 4 kali. Pengalaman mengajarkannya bahwa setiap kali berhenti minum obat, sakitnya akan kambuh dan kembali masuk rumah sakit. Oleh karena itu, kini James Kindler minum obat secara teratur. Dia menyadari kalau dirinya menderita gangguan jiwa dan memerlukan obat.

(catatan pengelola Tirto Jiwo: Perlu diingat bahwa, sebelum berhenti minum obat, seorang penderita gangguan jiwa harus memperkuat ketahanan jiwanya dan dosis obat diturunkan sedikit demi sedikit).

Berdasar pengalamannya, James Kindler menyarankan 3 hal agar dapat pulih dari skizofrenia:

  • Menjalin hubungan yang dekat dengan keluarga dan teman teman, terutama saudara dan teman yang tahu tentang gejala awal kalau dirinya akan kambuh. Saudara dan teman akan dapat mengingatkan dan membantu James Kindler agar tidak kambuh.
  • Membuat rencana kerja pemulihan (wellness recovery action plan) dimana dia menuliskan apa yang perlu dilakukannya secara rutin setiap harinya agar tetap sehat, apa yang harus dilakukannya secara berkala, tahu apa yang menjadi pemicu dan cara mencegah kekambuhan, dan apa yang perlu dialkukan apabila dia sampai kambuh.
  • Melakukan kegiatan yang berarti (bekerja) atau sebagai sukarelawan.

Sumber bacaan: http://www.choicesinrecovery.com/about/recovery-spotlight/james-kindler