Pedoman pemulihan gangguan jiwa yang disusun oleh bekas penderita (5)

Tulisan ini merupakan kelanjutan artikel sebelumnya

Dr Dan Fisher dan Laurie Ahern mengembangkan model pemulihan gangguan jiwa, yang disebutnya sebagai PACE. saya akan bahas satu persatu komponen dari PACE tersebut.

Balanced and Connected (seimbang dan terhubung). Ketika masih didalam kandungan, kehidupan janin dalam keadaan seimbang dan terhubung kepada ibunya.

Loss and Trauma (kehilangan dan trauma). Di masa kecil, kita semua pernah merasakan kehilangan dan pengalaman hidup yang menyebabkan trauma. Beberapa orang mengalami pengalaman traumatis dan kehilangan yang sangat berat, seperti: kehilangan orang tua, pelecehan fisik dan seksual, kemiskinan, dan lain lain. Pengalaman tersebut bisa menimbulkan penderitaan emosional (emotional distressed).

Emotional distressed (penderitaan emosional). Penderitaan emsoional tersebut dapat muncul dalam bentuk: ketakutan, kesedihan, rasa kehilangan,dan lain lain. Penderitaan emosional tersebut tidak sampai mengganggu kehidupan sehari-hari yang bersangkutan sebagai pelajar/ mahasiswa, orang tua, maupun sebagai karyawan.

Healing emotionally (sembuh secara emosi). Dengan berjalannya waktu, semua penderitaan emosional tersebut menjadi hilang. Namun, pada sebagian orang, proses penyembuhan tersebut tidak berjalan dengan baik sehingga terjadilah severa emotional distress (gangguan emosional berat).

Severe emotional distress (gangguan emosi berat). Penderita yang mengalami gangguan emosional yang berat akan mengalami gangguan pola pikir dan gangguan perasaan (feeling) yang muncul dalam bentuk: halusinasi (misal: mendengar suara suara yang tidak ada sumbernya), waham (delusi), keinginan untuk bunuh diri, dan lain. Orang dengan gangguan emosi berat tidak akan menjadi gila (menderita gangguan jiwa), selama yang bersangkutan mendapat dukungan sosial, mempunyai sumber daya (misalnya: rumah, uang) dan mempunyai kemampuan mengatasi gangguan emosinya tersebut sehingga meraka tetap berada di tengah keluarga dan masyarakat.

Mengalami gangguan jiwa (mentally ill). Bila seseorang dengan penderitaan emosi berat dan tidak lagi mampu mengatasi penderitaannya, maka yang bersangkutan akan menjadi gila atau dicap sebagai menderita gangguan jiwa. Mereka akan dibawa ke rumah sakit jiwa atau dirawat dirumah.

Recovery from mental illness (pulih dari gangguan jiwa). Penderita akan pulih dari gangguan jiwanya karena adanya kombinasi dari beberapa keadaan yang mendukung pemulihannya, seperti: yang bersangkutan dan orang orang disekitarnya percaya bahwa penderita gangguan jiwa (dirinya) bisa dan akan pulih, belajar untuk mempunyai ketrampilan dalam pemulihan, kembali bergabung dan diterima oleh masyarakat disekitarnya.

Bersambung