Terapi Keluarga

Berbagai penelitian ilmiah sudah membuktikan bahwa bila suatu keluarga, dimana salah satu anggota keluarganya menderita gangguan jiwa, mendapat terapi keluarga (psiko-edukasi, intervensi keluarga), maka kondisi pasien akan lebih cepat pulih dan kemungkinan kambuh menjadi lebih sedikit.

Sayangnya, terapi keluarga masih sangat jarang dilakukan di Indonesia. Akibatnya, sebagian besar pasien menjadi kronis dan menjadi beban keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Biasanya terapi keluarga dilakukan oleh 2 orang petugas dengan mengunjungi keluarga si penderita. Kunjungan dilakukan secara berkala selama 18 bulan. Pada awalnya, kunjungan dilakukan 1-2 minggu sekali. Setelah 6 bulan, kunjungan dilakukan sebulan sekali. Setiap kunjungan berlangsung sekitar 1 jam.

Tujuan terapi keluarga adalah membantu keluarga dan penderita gangguan jiwa untuk mengatasi permasalahan yang diakibatkan oleh adanya anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Dengan membantu keluarga tersebut, maka mereka akan bisa membantu pemulihan anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa agar bisa pulih dan hidup sehat di masyarakat. Terapi keluarga diberikan kepada seluruh anggota keluarga (yg sudah dewasa) dan teman/tetangga yang mau ikut mendukung Proses pemulihan.

Selama family terapi, anggota keluarga dan saudara/ teman, penderita, mendapat informasi tentang gangguan jiwa, seperti penyebabnya, gejalanya, cara mengatasi gejala, cara mencegah kambuh, memperkuat ketahanan jiwa, mengatasi krisis, dan lain lain. Ketika membahas gejala, penderita juga dapat diminta untuk menceritakan gejala yang dialaminya dan cara mengatasi yang selama ini dilakukannya. Biasanya, dalam setiap sesi pertemuan, keluarga diminta mengerjakan suatu tugas yang hasilnya akan dibahas dalam pertemuan berikutnya. Dengan penugasan tersebut, maka family terapi bisa menjadi lebih efektif karena waktu tidak hanya terbatas selama pertemuan.

Dalam  family terapi, semua peserta diminta secara aktif mengajukan tanya jawab dan bersama sama mencari pemecahan terhadap setiap permasalahan yang terkait dengan gangguan jiwa yang muncul di dalam keluarga tersebut. Teknik pemecahan masalah dan berbagai teknik mengatasi gejala, serta memperkuat ketahanan jiwa akan diajarkan untuk diterapkan.

Terapi keluarga telah terbukti efektif dan diterapkan di negara negara maju seperti Inggris. Apakah terapi keluarga juag bisa dan sesuai untuk Indonesia? Kita perlu mencoba dan menilai keberhasilan penetapan terapi keluarga di Indonesia