Teknik mendampingi penderita gangguan jiwa akut (4)

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya

Penderita dengan kondisi APATIS

Pada penderita yang sedang dalam kondisi apatis atau menarik diri, maka beberapa hal yang dapat dilakukan:

  1. Duduk diam menemani penderita yang berdiam diri. Pada penderita yang apatis, pendamping atau perawat dapat duduk diam menemani. Disini yang penting dilakukan adalah komunikasi non verbal, komunikasi tanpa bicara. Dengan duduk diam menamni, maka pendamping menyadari bahwa perubahan atau pemulihan tidak akan dapat terjadi dalam waktu dekat.
  2. Bicara satu arah. Pendamping atau perawat dapat mengajak bicara penderita meskipun si penderita diam saja tidak menjawab. Selama mengajak bicara, pendamping atau perawat dapat mengamati apakah ada reaksi kecil (sedikit senyuman atau perubahan wajah/, dll). Adanya sedikit reaksi sudah merupakan langkah menuju kearah pemulihan.
  3. Bersikap kreatif. Pendamping atau perawat perlu bersikap atau bertindak kreatif, misalnya dengan membawakan radio, rekaman musik, dan lain yang akan dapat merangsang penderita sehingga tidak hanyut terus dalam dunianya.

Pada penderita dengan HALUSINASI:

  1. Bersikap toleran. Pendamping atau perawat harus menyadari bahwa halusinasi dapat mengganggu kemampuan pasien berkomunikasi. Oleh karena itu, pendamping atau perawat harus tetap sabar bila jawaban atau kata kata dari penderita gangguan jiwa sering kurang jelas.
  2. Jangan terlalu banyak bicara dan jangan bicara terlalu cepat. Penderita gangguan jiwa dengan halusinasi, sering sulit berkonsentrasi. Untuk itu, tidak boleh mendapat rangsangan atau stimuli yang terlalu banyak atau terlalu cepat.
  3. Panggil namanya. Bila penderita berhenti berkomunikasi karena terganggu oleh halusinasi, maka pendamping atau perawat perlu memanggil namanya untuk mengembalikannya atau menjauhkannya dari gangguan halusinasi.
  4. Bersikap kreatif. Ada berbagai cara untuk menarik perhatian penderita. hal tersebut tergantung kepada keinginan atau kesenangan si penderita. Kadang suara musik bisa menghilangkan atau mengurangi gangguan halusinasi.

Berlanjut