Teknik mendampingi penderita gangguan jiwa akut (3)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya

Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan ketika mendampingi penderita gangguan jiwa:

  1. 1. Duduk bersama, berada bersama penderita. Beberapa penderita gangguan jiwa sering hanya duduk diam, tidak bereaksi ketika kita menghampiri mereka. Meskipun kelihatannya tanpa reaksi ketika kita mendekati mereka, penderita gangguan jiwa perlu diberi pemahaman bahwa ada pendamping yang akan bersedia melayani atau mendampingi ketika mereka sedang/ sudah membutuhkan atau sudah siap untuk berinteraksi dengan pendamping.
  2. Memperkenalkan diri dan menjelaskan peranan pendamping. Pendamping perlu memperkenalkan diri (dengan menyebut namanya) dan menjelaskan secara singkat tentang peranan mereka dalam pemulihan gangguan jiwa.
  3. Pembicaraan ringan, tidak formal, berbicara secara normal. Pada awalnya, pembicaraan dengan pasien sebaiknya bersifat tidak formal, topiknya yang ringan ringan dan berbicara secara normal. Bila komunikasi sudah terjalin dengan baik, pembicaraan bisa diarahkan ke arah yang lebih serius, seperti: menanyakan tentang kegelisahan, halusinasi atau gejala gejala yang dihadapi oleh si penderita gangguan jiwa.
  4. Fokus pada si penderita. Topik pembicaraan sebaiknya mengenai si penderita, bukan membicarakan hal hal yang kurang terkait, seperti masalah politik, ekonomi, dll.
  5. Saat ini dan disini. Topik pembicaraan sebaiknya diarahkan pada hal hal yang terkait dengan permasalahan saat ini dan di sini (misalnya tentang tidur, kondisi kamar tidur, dll).
  6. Kegiatan bersama. Kegiatan bersama akan memudahkan terjalinnya komunikasi. Kegiatan bersama bisa dilakukan dengan pendamping atau perawat ikut bergabung dengan kegiatan yang sedang dikerjakan para pasien. Dapat juga dengan pendamping/ perawat memulai sesuatu kegiatan, kemudian perawat mengajak para penderita untuk bergabung melakukan kegiatan bersama.
  7. Humor. Humor dapat menunjukkan bahwa sudah terjalin pertemanan. Dengan humor yang tepat, maka komunikasi akan dapat semakin terjalin dengan baik.

Berlanjut