Teknik mendampingi penderita gangguan jiwa akut (2)

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya

Sebelum mulai berinteraksi dengan penderita gangguan jiwa yang masih dalam kondisi kambuh, maka beberapa langkah persiapan perlu dilakukan. Tentunya hal yang disampaikan berikut berlaku umum. Beberapa langkah persiapan dapat dilewati karena hal tersebut sudah dilaksanakan jauh jauh hari sebelumnya.

Langkah langkah persiapan dalam berinteraksi dengan penderita gangguan jiwa yang baru dikenal:

  1. Lakukan pengamatan terlebih dahulu. Amatilah kondisi penderita gangguan jiwa. Beberapa hal yang perlu diamati: apakah sedang mengalami halusinasi, mudah tersinggung, gelisah, mengamuk, marah. Kondisi kejiwaan penderita gangguan jiwa mengharuskan kita menerapkan pendekatan yang tepat/ sesuai.
  2. Pelajari catatan medis. Kita perlu memahami jenis gangguan jiwa yang diderita oleh seorang pasien atau anggota keluarga. Pemahaman tentang jenis gangguan jiwa akan memudahkan kita dalam memilih pendekatan yang tepat.
  3. Cari waktu yang tepat. Setiap penderita gangguan jiwa mempunyai kondisi kejiwaan yang naik turun. Hal tersebut perlu kita ketahui sehingga bisa ditentukan waktu yang tepat untuk memulai berkomunikasi. Ada pasien yang mengalami serangan kambuh di sore hari, ada yang mengalami halusinasi ketika menganggur disiang hari, dll.
  4. Tentukan tempat yang sesuai. Mengajak bicara seorang penderita gangguan jiwa akan lebih efektif bila dilakukan secara informal. Omongan yang formal di ruang periksa dokter akan banyak menemui kendala. Dilain pihak, interaksi dengan penderita gangguan jiwa dapat dilakukan sambil menonton tv, di halaman, sambil berjalan jalan diluar rumah, di kebun atau sambil memberi makan ternak atau binatang peliharaan.
  5. Pilih orang yang sesuai. Tidak semua orang dapat cock bergaul dan berkomunikasi dengan semua orang. sering, orang orang dengan kepribadian atau gaya tertentu lebih cocok dengan seseorang, namun tidak cocok dengan orang lainnya. Memilih orang yang tepat untuk mendampingi anggota keluarga atau pasien gangguan jiwa merupakan salah satu langkah yang perlu dipikirkan dan dilakukan dengan baik.

Berlanjut.