Minum obat seumur hidup?

Sebagian penderita skizofrenia, sekitar 25%-nya, setelah serangan pertama, dapat sembuh total tanpa perlu minum obat lagi. Mereka hidup normal layaknya anggota masyarakat biasa.

Sekitar 50-65% menderita skizofrenia kronis dan kadang kambuh. Sisanya, sekitar 15-25% menderita skizofrenia yang parah dan menjadi cacat, dalam arti tidak dapat hidup mandiri.

Pada penderita skizofrenia yang kronis, biasanya mereka memerlukan obat agar tidak kambuh. Yang jadi pertanyaan adalah sampai kapan harus minum obatnya? apakah perlu minum obat selama hidupnya?

Setiap obat, termasuk obat bagi penderita gangguan jiwa, tentu memiliki efek samping yang merugikan tubuh. Efek samping itu bisa berupa kegemukan, gula darah meningkat, gangguan liver, dan lain lain.

Oleh karena itu, dalam jangka panjang, dosis obat bagi penderita gangguan jiwa perlu diberikan dalam tingkat yang seminimal mungkin. Dalam waktu yang bersamaan, penderita perlu diperkuat ketahanan jiwanya melalui pendampingan psikologis dan diberi kegiatan yang positif.

Diharapkan, dengan menguatnya daya tahan kejiwaan, penderita gangguan jiwa dapat melawan kekambuhan dan dosis obat secara perlahan dapat dihentikan.