Epilepsi dan Gangguan Jiwa

Penyakit epilepsi atau ayan adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh adanya aktivitas listrik yang berlebihan di dalam otak.

Bila aktivitas listrik berlebihan tersebut terjadi di bagian otak yang mengatur perilaku (lobus temporalis), maka penderita epilepsi tersebut sering disertai gejala gangguan jiwa.

Gangguan jiwa tersebut bisa terjadi setelah serangan epilepsi (post ictal), sebelum serangan (pre ictal) atau diantara dua serangan epilepsi (inter ictal).

Gangguan jiwa bisa muncul sebagai akibat dari serangan epilepsi.  Bisa juga gangguan jiwa terjadi bersamaan dengan epilepsi karena kelainan otak di lobus temporalis menyebabkan gangguan jiwa dan juga epilepsi.

Dari sisi dokter syaraf, beberapa hal yang perlu dianalisa adalah:

  • apakah gejala gangguan jiwa terkait dengan serangan epilepsi (pre ictal, post ictal atau inter ictal)?
  • apakah gangguan jiwa terkait dengan obat anti epilepsi yang diberikan?
  • apakah serangan gangguan jiwa terkait dengan munculnya kembali serangan kejang/ epilepsi pada pasien epilepsi yang tidak bereaksi terhadap obat anti epilepsi yang telah diberikan?

Gangguan jiwa pada penderita epilepsi bisa berupa skizofrenia, gangguan bipolar, gangguan kecemasan maupun gangguan kepribadian.