Puasa dan lebaran

Ada suasana khusus saat bulan puasa dan lebaran. Sebagian besar orang Islam ingin berpuasa dan lebaran bersama keluarganya.

Bagi yang saat ini tidak tinggal bersama keluarga, ada keinginan kuat agar bisa berpuasa dan lebaran bersama keluarga. Bahkan pulang kampung selama lebaran menjadi ritual tahunan yang sering bikin pusing pemerintah.

Di Rumah Sakit Umum, biasanya jumlah pasien rawat inap berkurang selama bulan puasa dan lebaran. Meskipun belum sehat benar, kebanyakan pasien ingin melewati bulan puasa dan iedul fitri bersama keluarga.

Begitu pula dengan para penderita gangguan jiwa. Mereka juga ingin tinggal dan menjalankan puasa bersama keluarganya.

Bila keinginan tersebut tidak sesuai dengan keinginan keluarga, atau karena adanya hambatan keuangan (transportasi) sehingga mereka tidak bisa berkumpul dengan keluarga, keadaan ini bisa menjadi pemicu munculnya stress atau kegelisahan.

Kemunculan stress tersebut perlu diantisipasi dan dipecahkan bersama antara penderita, keluarganya dengan petugas pusat pemulihan gangguan jiwa.