Pulih total dari skizofrenia

Skizofrenia bisa pulih dan kembali hidup produktif di masyarakat.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membantu mereka mengatasi halusinasi yang mereka alami. Halusinasi telah membuat mereka tidak bisa berpikir dengan baik, selalu merasa ketakutan,  sedih, bingung, dan gelisah. Silahkan pelajari cara membantu penderita gangguan jiwa mengatasi halusinasi dengan meng-klik disini

Langkah berikutnya adalah mendukung proses pemulihannya.

Menurut hasil study dari Dr Paris William, psikolog yang meneliti penderita skizofrenia yang telah pulih di Amerika, berikut ini daftar beberapa faktor yang membuat penderita skizofrenia bis pulih:

  1. Tumbuhnya harapan bahwa mereka bisa pulih. Penderita skizofrenia di Indonesia tidak pernah ketemu bekas penderita skizofrenia yang sudah pulih atau diberitahu bahwa penderita skizofrenia bisa pulih dan hidup normal di masyarakat. Akibatnya mereka kehilangan harapan dan hidup apatis. Tanpa adanya harapan bahwa hidup mereka dimasa depan bisa lebih baik dibandingkan keadaan sekarang, maka mereka tidak akam mau berusaha untuk pulih. Dari berbagai peneilitian di Amerika faktor adanya ‘harapan” merupakan kunci utama dalam pemulihan gangguan jiwa. Harapan tersebut bisa muncul karena dorongan orang lain yang dipercayai atau diseganinya atau muncul setelah bertemu dengan penderita gangguan jiwa yang telah pulih.
  2. Mempunyai kegiatan sehari-hari yang berarti yang membuat mereka bergairah. Adanya kegiatan yang berarti, baik yang bisa menghasilkan uang maupun tidak menghasilkan uang, membuat merka bangun dari tidur dengan bergairah. kegiatan yang berarti bisa berupa pekerjaan yang memberikan penghasilan atau kegiatan yang tidak menghasilkan uang (misalnya menjadi ibu rumah tangga, guru mengaji, sukarelawan sosial, dan lain sebagainya).
  3. Mempunyai keluarga atau sahabat yang mendukung.  Adanya keluarga atau sahabat yang mendukung sangat penting bagi proses pemulihan. Perasaan bahwa ada orang lain yang menyayangi atau mengasihi akan membuat mereka secara bertahap kembali hidup produktif di masyarakat.