Faktor faktor yang mendukung pemulihan dari gangguan jiwa

Penderita gangguan jiwa bisa pulih, meskipun kadang masih ada halusinasi atau gejala gangguan jiwa lainnya. Namun gejala tersebut bisa dikendalikan sehingga tidak mengganggu kegiatan sehari-hari.

Hal hal positif yang mendukung pemulihan gangguan jiwa adalah:

  1. Adanya dukungan yang kuat dari keluarga dan teman. Tirto Jiwo kesulitan menolong seorang anak perempuan penderita depresi karena orang tuanya tidak membolehkan membawanya berobat.
  2. Kondisi kehidupan yang tenang. Seorang penderita gangguan jiwa yang sudah diobatkan ke rsj di Magelang kemudian kambuh lagi karena keluarga tidak peduli. Keluarga merasa tidak sanggup secara ekonomi untuk mengurus penderita gangguan jiwa karena penderita hidup dengan kakaknya yang hidupnya juga pas-pasan.
  3. Lingkungan yang aman da teratur. Lingkungan yang jauh dari pertengkaran atau keributan, tenang dan kehidupannya berjalan teratur akan sangat membantu pemulihan gangguan jiwa.
  4. Penderita menemukan jalan hidup, merasa hidupnya berarti atau memberikan manfaat bagi sesama. Penderita yang hanya duduk melamun dan menyendiri dikamar akan susah pulih. Dilain pihak, penderita yang menemukan jalan hidup kedepan, bisa bersosialisasi dan bermanfaat positif bagi sesama akan lebih mudah untuk pulih dari gangguan jiwa.
  5. Penderita mempunyai seseorang dimana dia bisa “curhat” atau bercerita dan bisa memberikan bantuan secara nyata dan praktis. Adanya orang tua, saudara atau teman dimana dia bisa bercerita dan minta pendapat serta dukungan akan sangat membantu pemulihan gangguan jiwa.
  6. Mempunyai pemahaman yang baik atas apa yang sudah terjadi. Penderita yang mau menerima dan menyadari atas penyakit yang dideritanya akan memudahkan dirinya untuk pulih.
  7. Mempunyai tubuh yang sehat. Penderita gangguan jiwa yang tidak mempunyai penyakit fisik akan lebih mudah pulih dibanding dengan penderita gangguan jiwa yang juga mempunyai penyakit fisik.
  8. Tidak mengalami efek samping yang mengganggu. Penderita gangguan jiwa yang bisa minum obat secara teratur dan tidak mendapat efek samping dari obat yang diminumnya akan lebih mudah pulih.
  9. Adanya harapan yang realistik bagi masa depannya. Penderita gangguan jiwa yang melihat bahwa masa depannya akan lebih baik dari pada yang dialaminya sekarang akan lebih cepat pulih.