Indonesia Bebas Pasung: RSJ saja tidak cukup

Ada seorang penderita gangguan jiwa yang dipasung di desa Ganggeng, Kabupaten Purworejo.

Penderita tersebut dulu pernah dipasung. Pemerintah Daerah kabupaten Purworejo kemudian mencoba membebaskannya dengan membawanya berobat ke RSJ Magelang. Setelah membaik, penderita dipulangkan ke rumah. Sayangnya, kalangan keluarga tidak mendukung. Tidak ada yang mengingatkannya untuk teratur minum obat dan kontrol ke dokter. Akibatnya, penderita kambuh lagi. Karena menganggu masyarakat sekitar, akhirnya penderita dipasung lagi.

Dari kasus tadi sangat jelas bahwa untuk bisa mencapai Indonesia Bebas Pasung, pelayanan dari rumah sakit jiwa saja tidak cukup. Dukungan keluarga dan masyarakat sangat diperlukan. Kebanyakan penderita gangguan jiwa berasal dari keluarga tidak mampu. Membebankan penderita gangguan jiwa hanya kepada keluarganya dirasa kurang bijaksana. Masyarakat perlu melihat ini sebagai salah satu kesempatan untuk beramal sholeh.

Hanya dengan bantuan masyarakat sekitar, yang memandang bantuan tersebut sebagai amal sholeh, maka permasalahan gangguan jiwa di masyarakat akan bisa dipecahkan. Bila kemauan masyarakat tersebut telah muncul, maka akan mudah bagi pihak kesehatan untuk bersama memecahkan masalah gangguan jiwa.

 

Comments are closed.