Sedekah bisa menurunkan tekanan darah

tekanan-darah-tinggiSebagian besar orang bekerja keras agar bisa menyimpan uang dan memakai uang tersebut untuk kesenangan, kebahagiaan dan kesehatan dirinya. Mereka menyangka bahwa dengan menabung dan mempergunakan tabungan untuk diri sendiri, maka mereka akan hidup lebih bahagia dan lebih sehat.

Ternyata berbagai penelitian di Amerika Serikat membuktikan bahwa hal tersebut keliru.  Menyedekahkan uang kita untuk kesejahteraan orang lain, utamanya orang yang lebih membutuhkan dan punya hubungan dekat, terbukti membuat hidup lebih sejahtera, lebih sehat dan lebih bahagia.

Penelitian selama 2 tahun oleh Dr Ashley V. Whillans, psikolog pada Universitas British Columbia, Kanada dan kawan kawan terhadap 186 orang dewasa yang menderita tekanan darah tinggi  membuktikan bahwa orang yang banyak sedekah terbukti mempunyai tekanan darah yang lebih rendah atau normal dibandingkan dengan orang yang hanya memakai uangnya untuk diri sendiri atau hanya sedikit bersedekah.

Bagi yang berminat membaca hasil penelitian tersebut yang diterbitkan dalam journal health psychology silahkan hubungi saya di gunawan@tirtojiwo.org.

Dalam studi yang kedua, Dr Whillans meneliti apakah sedekah bisa secara langsung menurunkan tekanan darah. Terhadap 73 orang yang menderita tekanan darah tinggi, setiap orang diberi uang US$ 40 (setara dengan sekitar Rp 500 000). Separuh dari peserta diminta diharuskan menyedekahkan uang tersebut dan separuh lainnya diminta untuk memakai uang tersebut untuk dirinya sendiri.Terbukti orang yang menyedekahkan uangnya tekanan darahnya turun secara bermakna.

Manfaat dari sedekah terasa lebih besar bila sedekah tersebut diberikan kepada oarng yang dikenalnya atau dekat dengan dirinya. Yang kedua, manfaat sedekah lebih terasa bila dilakukan secara sukarela, bukan paksaan

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Lima (5) Cara melatih kesabaran

Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya yang mengulas tentang pentingnya kesabaran

kata-kata-doa-sabar-dan-ikhlasKesabaran membuat seseorang memiliki beberapa kelebihan, seperti: lebih sehat jiwanya, lebih jarang sakit, lebih sukses dan punya banyak teman.

Untungnya, kesabaran bisa dilatih atau ditingkatkan.

Berikut ini, beberapa metode untuk meningkatkan kesadaran:

  1. Mengubah persepsi tentang sesuatu masalah atau situasi. Bila kita terjebak macet, jangan umbar kemarahan atau kegelisahan. Anggap macet dijalanan sebagai kesempatan untuk dzikir, menghapalkan al quran. Bila kita membuat janji dan teman datang terlambat, jangan berpikir negatif tentang teman tersebut, manfaatkan waktu menunggu untuk melakukan kegiatan positif yang bisa dilakukan.
  2. Latihan bersyukur. Dengan banyak bersyukur membuat seseorang lebih sabar, lebih tahan menghadapi penderitaan dan mampu menunda kesenangan kecil untuk mendapatkan kesenangan yang lebih besar nantinya.
  3. Puasa. Berpuasa adalah latihan untuk menahan atau mengendalikan diri, menahan penderitaan, menunda kesenangan. Dengan kata lain, berpuasa melatih orang untuk bersabar.
  4. Segala sesuatunya bersifat sementara. Hidup didunia penuh dengan perubahan. Segala sesuatunya berubah. Begitu pula penderitaan atau cobaan yang kita alami tidaklah bersifat tetap, dan hanya sementara sifatnya. Setiap kesulitan akan diikuti dengan kemudahan. Dengan berpegang pada kepercayaan diatas, maka seseorang akan lebih tahan dan lebih sabar menghadapi penderitaan.
  5. Perbanyak berdoa dan memohon pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan banyak berdoa dan menyerahkan segala permasalahan kepada Tuhan, maka seseorang akan menjadi lebih sabar dan lebih tahan menghadapi masalah atau penderitaan.

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Empat alasan kenapa perlu melatih kesabaran

Sabar berarti tahan menghadapi penderitaan, mampu menahan diri dan menanti saat yang tepat untuk bertindak, mampu mengendalikan diri dari godaan untuk mendapatkan hasil yang lebih besar di saat nanti.

20937e6Saat ini, kita bisa dengan mudah menunjukkan bahwa kesabaran sudah mulai menipis. Orang dengan mudah memencet klakson bila ada yang menghalangi, segala sesuatu ingin didapat secara segera (instant), tidak mau menunggu, tidak tahan berupaya keras.

Padahal, kita semua tahu, bahwa kesabaran akan membawa kepada kesuksesan. Kesabaran juga merupakan salah satu pilar kebahagiaan.

Ada 4 alasan kenapa kita perlu berlatih untuk terus meningkatkan kesabaran:

  1. Orang yang sabar mempunyai tingkat kesehatan  jiwa yang lebih baik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang sabar, tahan terhada kondisi yang menekan, membuat mereka jarang menderita depresi maupun gangguan jiwa lainnya. Para penderita gangguan jiwa biasanya tidak tahan menghadapi situasi atau kondisi yang menekan jiwa. Orang yang sabar akan membuat mereka tidak gampang mengalami stress.
  2. Orang yang sabar disenangi teman dan tetangga. Orang yang sabar biasanya lebih simpatik, lebih mudah memaafkan kesalahan orang lain, dan juga tidak merasa dirinya lebih tinggi dari orang lainnya. Sifat sifat tersebut menjadikan orang yang penyabar merupakan teman ataupun tetangga yang menyenangkan.
  3. Kesabaran memudahkan seseorang mencapai tujuan. Tanpa kesabaran, tahan menghadapi penderitaan atau kesulitan, seseorang tidak akan mampu sekolah atau kuliah dan mencapai gelar akademik S1 atau bahkan S3. Seseorang dengan pendidikan tinggi, kemungkinan sukses lebih besar dibandingkan dengan orang yang berpendidikan rendah. Orang yang sabar, tidak gampang menyerah, tentunya akan lebih mungkin mencapai kesuksesan dibandingkan dengan orang yang kurang sabaran.
  4. Orang yang sabar lebih sehat fisiknya. Orang yang sabar tidak gampang stress. Padahal stress membuat seseorang gampang terkena sakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, sakit maag, dan lain lain.

Bersambung

salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Pemulihan dari depresi (7)

muslimah-doa_1Artikel sebelumnya klik disini

Teknik berikutnya untuk mengurangi depresi adalah dengan banyak banyak mengucap syukur. Ini pekerjaan susah untuk seseorang yang lagi depresi, karena orang yang depresi selalu melihat sesuatu dari sisi negatifnya saja.

Agar bisa bersyukur, beberapa teknik bisa dilakukan

  • pada setiap sore atau malam sebelum tidur, tulis 3-5 hal yang terjadi pada hari itu yang membuat anda bersyukur. Misalnya: masih punya mata yang bisa untuk melihat TV, masih bisa tidur dirumah tidak menggelandang dijalan, tidak sakit kanker yang harus kemoterapi, dll.
  • buat jurnal atau buku harian untuk menulis hal hal positif yang terjadi pada hari itu. Jurnal ini sebaiknya dibaca ulang ketika perasaan sedang “jatuh”. Misalnya, pagi sarapan nasi dengan telor dan minum teh hangat, diajak ketoko melihat lihat baju, dll.
  • banyak berdzikir mengucap syukur (alhamdulillah) dan memuji Allah (subhanallah)
  • kirim email atau surat ucapan terima kasih kepada orang orang yang membuat kita positif hari ini.
  • ucapkan terima kasih kepada siapa saja yang memberikan kontribusi kepada kita pada hari ini.
  • datangi bangsal kelas 3 rumah sakit atau orang orang yang sedang kesusahan dan doakan agar mereka lekas sembuh atau menjadi lebih baik. Lebih baik lagi bila anda mau bersedekah kepada mereka, dijamin depresi anda akan segera sembuh.

Langkah terakhir bila depresi semakin memburuk adalah dengan meminta pertolongan ahlinya. Datangilah dokter ahli jiwa, khususnya bila anda mempunyai keinginan atau pikiran bunuh diri. Psikolog dan profesional bimbingan lainnya juga akan dapat membantu anda mengurangi depresi.

salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Pemulihan dari depresi (6)

Artikel sebelumnya bisa dibaca disini

Teknik keempat untuk mengatasi depresi adalah dengan melakukan olah raga secara teratur.

Ketika seseorang mengalami depresi, melakukan oleh raga merupakan kegiatan yang paling tidak diinginkan. Namun ternyata, olah raga merupakan salah satu obat mujarab untuk mengatasi depresi. Bahkan menurut penelitian, olah raga sama manjurnya dengan obat anti depresi dalam hal membuat seseorang menjadi bertenaga dan mengurangi keluhan merasa kecapaian. 

Agar membawa manfaat, latihan atau olah raga perlu dilakukan setidaknya 30 menit per hari. Meskipun demikian, olah raga bisa dimulai dulu dengan latihan 10 menit. olah raga 10 menit dapat membawa efek positif terhadap penderita depresi. Beberapa hal kecil, sebagai permulaan yang bisa dilakukan:

  • naik tangga, jangan pakai elevator atau lift.
  • perbanyak jalan kaki, kurangi penggunaan motor atau mobil. Bila harus naik mobil/ motor, parkir yang agak jauh dari tempat yang dituju.
  • Ajak jalan jalan anak/ cucu
  • jalan atau bergerak ketika terima HP.

Beberapa saran agar olah raga bisa maksimal dalam mengurangi depresi:

  • latihan/ olah raga sekarang dan nanti lagi. Olah raga atau jalan selama 10 menit dapat mengurangi depresi selama 2 jam. Agar olah raga bermanfaat terus menerus maka lakukan olah raga secara teratur
  • pilih kegiatan yang cukup intensif. Agar bermanfaat kita tidak perlu melakukan aerobik sampai berkeringat banyak. Aerobik sedang sedang saja sudah dapat mengurangi depresi.
  • lakukan olah raga yang kontinyu dan rhytmic (dari pada olah raga yang terputus-putus).  lakukan jalan kaki, berenang, bersepeda, menari, yoga merupakan contoh yang tepat.
  • tambah kegiatan yang menggarap fisik dan pikiran. misalnya: yoga atau tai-chi merupakan kegiatan yang bisa mengistirahatkan pikiran.
  • mulai pelan pelan, jangan berlebihan. Olah raga berlebihan tidak baik bagi perasaan, karena dapat membuat turun (drop).

Bersambung

salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Pemulihan dari depresi (5)

Baca artikel sebelumnya disini

11210198_1013974141946875_757744005_nTehnik ketiga dalam mengatasi depresi adalah merawat dan menjaga diri sendiri. Penderita depresi perlu menjalankan pola hidup sehat, belajar mengelola stress (tekanan hidup), menentukan batas batas apa yang bisa dikerjakan, belajar berperilaku sehat dan menjadwalkan kegiatan yang menyenangkan dalam kehidupannya sehari hari.

  • Upayakan agar punya kebiasaan tidur 8 jam sehari. Penderita depresi biasanya mempunyai gangguan tidur. Tidur terlalu banyak atau sulit tidur tidak baik untuk kejiwaan.
  • Jangan mengurung diri di dalam rumah atau kamar. Lakukan jalan jalan di alun alun atau taman, minum teh di halaman, duduk duduk di bangku taman, dan kegiatan luar rumah lainnya.
  • Kendalikan stress. Stress dapat memperpanjang dan memperburuk depresi. Stress juga dapat menjadi pencetus depresi.
  • Latihan teknik relaksasi. Relaksasi setiap hari dapat mengurangi gejala depresi, mengurangi stress, dan memperkuat perasaan bahagia dan sejahtera. Belajar dan terapkan teknik meditasi, yoga, napas panjang, atau meditasi.
  • Lakukan hal hal yang menyenangkan atau yang dulu disukai. Misalnya bermain musik, jalan jalan ke gunung atau ke pantai, melukis, atau menulis. Lakukanlah kegiatan apa saja meskipun anda tidak menyukainya karena berada di luar rumah dan mengerjakan sesuatu akan membawa perbaikan. Lama kelamaan anda akan merasa lebih bersemangat dalam melakukan kegiatan yang menyenangkan.
  • Buat daftar kegiatan atau hal hal yang di masa lalu dapat memperbaiki depresi dengan cepat. Misalnya luangkan waktu menikmati alam, buat daftar apa yang kamu sukai tentang dirimu, membaca buku yang bagus, menonton film lucu, mandi pakai air hangat, bermain dengan hewan piaraan (kucing, burung, dll), mendengarkan musik, melakukan kegiatan kegiatan kecil, melakukan sesuatu secara spontan.

Bersambung

salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Pemulihan dari depresi (4)

Artikel sebelumnya bisa dibaca disini

bipolar_disorder_self_help_recoveryTeknik memulihkan diri dari depresi

Hilangkan pikiran negatif. Penderita depresi melihat segala sesuatunya dari sisi negatif. Namun kita tidak bisa hanya bilang kepada mereka untuk selalu berpikir positif. Untuk mengurang pikiran negatif seorang penderita depresi bisa diminta untk melakukan hal hal sebagai berikut:

  • Terima bahwa dirinya tidak sempurna tanpa menjadi sedih atau kecewa,karena tidak ada manusia sempurna
  • Ajak untuk membuat pernyataan yang lebih positif tentang dirinya,
  • Bergaul dengan orang orang yang optimis atau bersikap positif,
  • Ajak untuk membuang pikiran negatif dan minta untuk menuliskan dalam buku hariannya. Bila orang tersebut sedang tidak dalam depresi, kita minta yang bersangkutan membaca ulang tulisan tersebut.

Beberapa pola pikir yang membuat seseorang mudah depresi:

  • Pola pikir -semua atau tidak. Misalnya: Bila kita tidak juara 1 maka kita berarti gagal total, bila tidak ada bakso lebih baik tidak makan sama sekali.
  • Pola pikir – Overgeneralization. Meskipun baru sekali gagal atau melakukan kesalahan, namun terus berpendapat bahwa dirinya selalu gagal atau salah melulu.
  • Mental filter. Hanya melihat sisi negative dari suatu kejadian, tanpa pernah melihat sisi positifnya. Misalnya, ketika mendapat nilai hasil ulangan jelek, maka yang bersangkutan tidak pernah melihat sisi positifnya. Sisi positif yang dapat diambil, misalnya: nilai ulangan jelek sebagai tanda untuk lebih banyak belajar, dan lain lain.
  • Mengurangi nilai positif. Bila ada orang bilang sesuatu yang positif tentang kita, maka kita menganggap bahwa orang itu hanya berpura pura atau berbasa-basi saja.
  • Loncat ke kesimpulan. Membuat interpretasi atau penilaian negatif tanpa melihat bukti nyatanya. Misalnya: saya akan terjebak dalam pekerjaan membosankan ini seumur hidup saya.
  • Emotional reasoning. Percaya pada perasaan dirinya yang  tidak baik yang muncul atau terefleksikan dalam kenyataan.
  • Pola pikir – harus dan jangan. Penderita depresi sering punya daftar apa yang harus dan tidak boleh dikerjakan secara berlebihan.
  • Membuat label atau cap. Membuat cap bahwa dirinya sebagai orang yang gagal, bodoh atau kalah.

Bersambung

salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo 

Pemulihan dari depresi (3)

klik disini untuk baca artikel sebelumnya

Depression_2014_Types_10-22-14_5PM-img_1280x720Depresi menyerap energi, harapan dan daya juang sehingga membuat orang yang terkena depresi mengalami kesulitan mengatasi masalahnya.

Meskipun demikian, bukan berarti depresi tidak bisa dipulihkan. Untuk masalah obat anti depresi, kita serahkan masalahnya kepada para dokter. Kita fokus pembahasan kita pada teknik psikologi dan perilaku dalam mengatasi depresi.

Agar terbebas dari depresi penderita harus mau melakukan atau mengerjakan sesuatu kegiatan, tidak hanya menangis atau mengurung diri dikamar.

Namun melakukan sesuatu kegiatan positif disaat seseorang mengalami depresi bukanlah pekerjaan mudah. Biasanya semakin bermanfaat kegiatan yang perlu dilakukan untuk mengatasi depresi , semakin sulit hal tersebut dilakukan. Hanya saja, perlu dibedakan bahwa sulit bukan berarti tidak mungkin.

Untuk itu, agar bisa mengatasi depresi, penderita perlu didorong untk mau melakukan hal hal yang kecil terlebih dahulu yang kemudian dikembangkan ketingkat yang lebih sulit.

  1. Bangun hubungan yang mendukung (support network).  Adanya keluarga, saudara atau teman yang mendukung sangat penting untuk mengatasi depresi. Terisolasi atau merasa sendirian tanpa teman dapat membuat depresi menjadi lebih berat. Hanya masalahnya, orang yang lagi depresi biasanya malas bergaul.  Untuk itu, berusaha menjaga hubungan/ pertemanan serta kegiatan sosial sangat penting untuk mengatasi depresi. Bila seseorang sedang depresi, maka upayakan untuk: (a) menghubungi saudara atau teman yang dipercaya. Upayakan agar penderita mau menceritakan perasaannya dan meminta dukungan mereka. (b) Mencoba untuk tetap ikut kegiatan sosial meskipun yang bersangkutan tidak menyukainya. Ketika depresi biasanya seseorang senang menyendiri, namun berada diantara teman dan saudara akan membuat penderita depresi merasa lebih baik. (c) Dorong untuk bergabung dengan kelompok support group for depression. Bertemu dan berbicara dengan orang orang yang sama sama sedang berusaha mengatasi depresi bisa membuat depresi berkurang

Bersambung

Salurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf anda ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo No Rek. 136-00-1074619-3 a/n Yayasan Islam Ummy Divisi Tirto Jiwo